Suara.com - Juru Debat Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut adanya keterlibatan Menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dalam pusaran kasus amplop 'serangan fajar' politikus Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso.
Desakan itu disampaikan menyusul pernyataan pengacara Bowo Sidik, Saut Edward Rajagukguk yang menyebut jajaran menteri kabinet Jokowi turut menjadi salah satu sumber dana sebesar Rp 8 miliar yang terbagi dalam 400 ribu amplop.
"Kalau memang ada info dari pengacara Bowo Sidik adalah dari menteri, ya apalagi, KPK harus menyikapinya," tutur Riza di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019)
Menurutnya, jika sudah muncul indikasi pelibatan lingkaran istana terlibat dalam amplop serangan fajar Bowo, KPK seharusnya langsung bertindak dan menangkapnya.
"Ada pejabat publik yang menjadi contoh dan teladan telah memberi bantuan politik uang ya itu sesuatu yang tidak baik, harus ditindak dan ditangkap," tegasnya.
Sebelumnya, Saut menyatakan seorang menteri yang berada dalam jajaran kabinet Jokowi saat ini ikut terlibat dalam pusaran kasus amplop 'serangan fajar'.
Saut mengatakan, seorang menteri tersebut menjadi salah satu sumber dana sebesar Rp 8 miliar yang dibagi ke dalam 400 ribu lembar amplop. Namun, ia menolak membeberkan siapa menteri yang dimaksud.
"Sumber uang yang memenuhi Rp 8 miliar, yang ada di amplop tersebut sudah, dari salah satu menteri yang sekarang lagi menteri di kabinet. Ini lagi didalami sama KPK," kata Saut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/4/2019).
Baca Juga: Surat Suara Jokowi Terjoblos, BPN Prabowo Kirim Utusan ke Malaysia
Berita Terkait
-
Nyanyi soal Nusron Wahid, Bowo Sidik Mau Ajukan Justice Collaborator ke KPK
-
Menteri Jokowi Sumber Dana 'Amplop Serangan Fajar' ?
-
Pengacara: Di DPR, Nusron Wahid Suruh Bowo Siapkan Amplop Serangan Fajar
-
Nusron Wahid Bantah Suruh Siapkan Amplop, Bowo Sidik: Muslim Harus Beriman
-
Kubu 01 Disebut Produksi Narasi Perpecahan , Budiman Sudjatmiko: Buktikan!
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?
-
Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi
-
Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha
-
Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan