Suara.com - Bawaslu RI menargetkan hasil investigasi terkait surat suara tercoblos pada kolom gambar Jokowi - Maruf Amin di Malaysia pada Minggu (14/4/2019) mendatang. Hingga saat ini Bawaslu bersama KPU RI masih melangsungkan proses investigas secara langsung di Malaysia.
"Jadi kami harap (masyarakat) dapat bersabar, kami akan melakukan sesegera mungkin, pokoknya tanggal 14 (April 2019)," ujar Anggota Bawaslu RI Fritz Edward di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat, (12/4/2019).
Fritz menjelaskan, Minggu 14 April merupakan pemungutan suara di Kuala Lumpur Malaysia. Selain itu mereka juga tidak ingin isu ini tersus berkembang di tanah air menjelang pencoblosan 17 April 2019 mendatang.
"Kenapa? Karena tanggal 14 adalah hari pemungutan suara di Kuala Lumpur. Jadi secepat mungkin kami bisa melaporkan," kata
Sebelumnya hal serupa juga diungkapkan oleh anggota Bawaslu RI lainnya, Afifuddin.
Ia berujar, per tadi siang belum ada temuan-temuan terbaru terkait skandal surat suara tercoblos.
Afifuddin mengatakan, jika ada temuan terbaru akan disampaikan usai utusan KPU kembali ke Jakarta.
"Jadi terkait penelusuran dari informasi yang kemarin terjadi, sekarang sedang dilakukan penelusuran. Memastikan kembali dan investigasi yang dilakukan oleh masing-masing penyelenggara datang bersamaan, dengan atas semangat untuk mencari informasi yang lebih pasti atas apa yang sudah beredar," tuturnya di Bawaslu RI.
Baca Juga: KPU Tentukan Status Surat Suara Tercoblos Usai Tim Pulang dari Malaysia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan