Suara.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyatakan, keadaan masyarakat di sejumlah wilayah sudah kondusif pascagempa 6,8 SR yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Jumat (12/4) malam.
"Masyarakat yang mengungsi sebagian sudah pulang ke rumahnya. Pengungsian sempat teridentifikasi di Kabupaten Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah hingga Jumat malam," kata Sutopo melalui pesan tertulisnya, Sabtu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Banggai melaporkan pada Sabtu pukul 06.00 WIB terdapat 1.300 kepala keluarga yang mengungsi di empat titik telah kembali ke rumah mereka masing-masing.
Empat lokasi yang sempat menjadi tempat pengungsian di Kabupaten Kepulauan Bangga, yaitu halaman kantor bupati, Masjid An-Nur kompleks perkantoran, gedung DPRD dan kantor Polres Banggai Kepulauan.
"Pengungsi kembali ke rumah mereka secara mandiri dan sebagian diantar oleh BPBD," ujar Sutopo seperti dilansir Antara.
Di Kota Palu, Kabupaten Luwu, dan Kabupaten Banggai; keadaan masyarakat juga sudah kondusif. Hanya ada beberapa warga Kabupaten Banggai dan Kabupaten Kepulauan Banggai yang masih berada di pegunungan karena masih merasa takut.
Meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah menghentikan peringatan dini tsunami sejak Jumat malam, sebagian warga tidak seketika mau kembali ke rumahnya. Mereka tetap memilih mengungsi di bukit-bukit atau daerah yang lebih tinggi.
"Arti dari pengakhiran peringatan dini tsunami adalah pemerintah daerah dapat mengarahkan warganya kembali ke rumahnya masing-masing. Kondisi sudah aman dari tsunami," jelas Sutopo.
Namun, Sutopo mengatakan tidak mudah meyakinkan masyarakat untuk kembali ke rumahnya karena jeda waktu antara peringatan dini tsunami dan evakuasi dengan pengakhirannya relatif singkat.
Baca Juga: BMKG Sebut Gempa di Kabupaten Morowali dan Kepulauan Banggai Mirip Palu
Sebelumnya, terjadi gempa 6,9 Skala Richter pada Jumat pukul 18.40 WIB di 85 kilometer Barat Daya Kepulauan Banggai, 113 kilometer Barat Daya Banggai, dan 113 Timur Laut Morowali.
Pusat gempa berada pada koordinat 1,90 Lintang Selatan dan 122,54 Bujur Timur pada kedalaman 10 kilometer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka