Suara.com - Kubu pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 menyatakan akan banyak menghabiskan waktu untuk beribadah dan berdoa di masjid saat hari tenang menjelang pesta demokrasi Pemilu 2019.
Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso mengatakan, pihaknya akan banyak menghabiskan banyak waktu untuk berdoa.
“Berdoa di masjid, berdoalah,” kata Djoko Santoso di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).
Berdoa dan melakukan introspeksi diri dianggapnya sangat penting menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.
Pihaknya berharap seluruh proses pemilu bisa berjalan sesuai mekanisme yang benar, netral, dan objektif.
“Kalau misal ada kecurangan yang tahu rakyat,” katanya seperti dilansir Antara.
Terkait dengan kabar beberapa dukungan yang diberikan oleh sejumlah tokoh termasuk Ustaz Abdul Somad (UAS), Djoko mempersilakan dan membuka diri.
“Kalau memang dia mendukung silakan. Jelaslah, ada pasal 28 konstitusi kita mengatakan bahwa setiap warga negara punya hak untuk menyatakan pendapat baik tertulis maupun lisan dan barang siapa menghalangi itu kena pidana,” ujarnya.
Sementara terkait kasus surat suara yang tercoblos di Malaysia, pihaknya memastikan ada kecurangan yang telah terjadi.
Baca Juga: Partai Demokrat Ngamuk! Prabowo Dinilai Salahkan SBY saat Debat Pilpres
“Kalau saya ya pasti ada. Kita serahkan kepada aparat yang berwajib kita rakyat mau melihat saja bagaimana aparat yang berwajib menyelesaikan masalah itu, kita berharap itu harus prosedur mekanismenya benar, netral, dan objektif. Kita serahkan saja,” imbuh dia.
Pemilu Presiden 2019 diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Harta WNI Lebih Banyak di Luar daripada di Dalam Negeri
-
CEK FAKTA: Prabowo Sebut Indonesia Alami Deindustrialisasi, Benarkah?
-
Pemilu 2019: Prabowo Nyoblos di Bojong Koneng, Sandi di Kebayoran Baru
-
Di Keluarga Beda Pilihan, Ashanty Mantap Pilih Jokowi
-
Ketua BPN Sebut Prabowo - Sandi Akan Prioritaskan Tiga Hal Ini di Debat
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi