Suara.com - Film dokumenter besutan Watchdoc, Sexy Killer, mencatat pencapaian mengagumkan. Sejak dirilis pada 13 April 2019 malam di laman Youtube Watchdoc, film tersebut telah ditonton 1,5 juta pengunjung.
"Ini sudah melebihi target kita ya. Karena kurang dari 36 jam ini sudah di atas 1 juta viewer," kata Produser Film Didit Haryo Wicaksono kepada Suara.com, Senin (15/04/2019).
Film Sexy Killer disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono dan digarap tim Watchdoc. Dalam film tersebut, Dandhy dan Watchdoc menceritakan apa yang dialami oleh masyarakat sipil yang tinggal dekat dengan proyek-proyek pembangkit listrik.
Secara berani, film Sexy Killer menampilkan bagan para tokoh atau pemilik saham perusahaan-perusahaan yang bermain di balik proyek-proyek pembangkit listrik. Mereka umumnya aktif menjadi bagian yang kini sedang berkompetisi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019).
Beberapa nama yang 'disenggol' antara lain dua putra Presiden Joko Widodo, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pengarep.
Ada pula Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Dewan Penasehat Tim Kampanye Nasional (TKN) Osman Sapta Odang dan Wakil Bendahara TKN Haji Isam.
Di kubu 02, nama Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ikut bertengger. Keduanya dilaporkan meraup keuntungan dari proyek-proyek pembangkit listrik yang berdampak pada masyarakat sekitar.
Menurut Didit, film ini pertama kali dirilis ke publik pada 5 April 2019. Seperti pada film sebelumnya, Watchdoc menawarkan kepada publik untuk menyelenggarakan nonton bareng (nobar) di lingkungan masing-masing.
Watchdoc menyediakan form khusus dan melakukan verifikasi untuk pihak-pihak yang ingin menyelenggarakan nobar.
Baca Juga: Pemerintah RI Diminta Waspadai Gugatan Balik Perusahaan Tambang India IMFA
Sejak 5 hingga 13 April 2019, nobar film Sexy Killer tercatat di 476 titik di seluruh Indonsesia. Rata-rata peserta nobar mencapai 30 hingga 50 orang di tiap titik, ada pula yang mencapai ratusan.
Menurut Didit, pencapaian ini tak lepas dari partisipasi publik yang ikut mempromosikan film Sexy Killer. Hal ini wajar, sebab isu yang diangkat dinilai sangat menarik dan belum banyak diketahui publik.
Kontributor : Sri Handayani
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka