Suara.com - Hasil penghitungan sementara dokumen C1 Pilpres 2019 yang dihimpun Kawal Pemilu, hingga Rabu (17/4) malam, mencatatkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno unggul di setidaknya 16 provinsi. Data tabulasi real count surat suara yang bersumber dari foto form C1 di TPS-TPS itu tayang di situs KawaPemilu.org.
Berdasarkan tabel data sementara hingga pukul 22.41 WIB, total jumlah suara pasangan Joko Widodo - Maruf Amin tercatat masih lebih unggul daripada Prabowo - Sandi. Dari data yang dikumpulkan oeh relawan Kawal Pemilu itu, suara untuk Jokowi-Maruf tercatat berjumlah 797.718, sedangkan Prabowo-Sandi mengumpulkan 612.514 suara.
Adapun jumlah suara sah yang dicatat dalam tabulasi data --yang masih terus bertambah dan berubah angkanya-- tersebut sejauh ini adalah 1.410.232, dengan persentase TPS yang didapat datanya baru mencapai 2,44% (dari total jumlah TPS se-Indonesia).
Data Kawal Pemilu itu juga menunjukkan bahwa sejauh ini Prabowo-Sandi unggul di setidaknya 16 provinsi. Masing-masing adalah di Aceh, Sumbar, Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Jabar, serta NTB. Juga ada Kalsel, Kaltim, Sulteng, Sulsel, Sultra, Gorontalo, Maluku Utara dan Papua Barat.
Sementara sebaliknya, pasangan Jokowi-Maruf sejauh ini tercatat unggul di 18 provinsi, antara lain mulai dari Sumut, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jateng, DI Yogyakarta, hingga Jatim. Mereka juga unggul di Bali, NTT, Kalbar, Kalteng, Sulut, Sulbar, Maluku, Papua dan Kalimantan Utara.
Sebagaimana diketahui, Kawal Pemilu merupakan inisiatif penghitungan hasil pemilu berbasis crowdsource yang mulai aktif sejak Pemilu 2014 lalu. Cara kerjanya adalah dengan menampilkan data pembanding terhadap hasil penghitungan KPU, dengan menggunakan sumber dokumen resmi yakni form C1 Plano.
Form atau dokumen C1 sendiri adalah lembar hasil penghitungan suara yang telah ditandatangani KPPS dan ditempel di setiap TPS. Form tersebut difoto oleh para relawan yang saat ini disebutkan berjumlah ribuan, dan diunggah ke web Kawal Pemilu sembari dicek keaslian dan dihitung jumlahnya.
Pada Rabu (17/4) sore, seperti diberitakan sebelumnya, dengan jumlah data yang baru mencapai 485.748 suara sah dari sebanyak 1,37% TPS, Jokowi-Maruf juga sudah tercatat unggul atas Prabowo - Sandi, dengan perbandingan 282.985 dan 202.763 suara. Prabowo-Sandi saat itu tercatat unggul di 14 provinsi, sementara Jokowi-Maruf memimpin di 20 provinsi.
Baca Juga: Di TPS Koruptor Mencoblos, Jokowi Ungguli Suara Prabowo
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok