Suara.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menjalani pemeriksaan darah di kediamannya, Selong, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2019).
Sandiaga Uno mengakui, tubuhnya tak lagi bisa diajak kompromi seusai menjalani kampanye maraton selama 8 bulan terakhir.
Momen saat Sandiaga Uno menjalani pemeriksaan darah di kediamannya dibagikan melalui akun Instagram miliknya @sandiuno.
Sandiaga Uno tampak duduk di sofa sementara petugas medis mengambil sampel darah dari lengannya.
"Ketika badan sudah tidak mau lagi diajak kompromi setelah 8 bulan menyapa masyarakat tanpa istirahat yang cukup," kata Sandiaga Uno seperti dikutip Suara.com, Sabtu (20/4/2019).
Dalam foto itu tampak Sandiaga Uno hanya mengenakan kaos berwarna biru dan peci putih di kepala.
Tampak sang ibunda Sandiaga Uno yakni Mien Uno mendampingi anaknya menjalani pemeriksaan.
Dalam unggahannya, Sandiaga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pendukungnya yang selalu mendoakannya.
Ia meminta agar para pendukungnya tidak patah semangat dalam menegakkan keadilan.
Baca Juga: Menkominfo Janji Berantas Hoaks yang Serang KPU
"Saya ingin mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya untuk seluruh masyarakat yang telah mendoakan dan memberikan dukungan. Jangan patah semangat, kita terus berjuang menegakkan keadilan," ungkap Sandiaga Uno.
Untuk diketahui, Jumat (19/4/2019) Sandiaga Uno tak mendampingi pasangannya capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menunaikan Salat Jumat di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan.
Sandiaga Uno juga tak hadir dalam pesta klaim kemenangan yang digelar di kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak medis yang datang ke kediaman Sandiaga Uno, suami dari Nus Asia ini mengalami gangguan lambung dan radang tenggorokan.
Sandiaga Uno harus menjalani pemeriksaan darah untuk mengetahui penyakit lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius