Suara.com - Prabowo Belum Putuskan Terima Utusan Jokowi
Capres nomor urut 1 Jokowi mengutus pemimpin Bravo-5 Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertemu Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Terkait hal tersebut, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo – Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjutak menyebut Prabowo hingga kekinian belum menerima Luhut untuk bertemu.
"Sampai dengan malam ini, Pak @prabowo belum dan tidak memutuskan menerima utusan Pak Jokowi yakni Pak Luhut untuk bertemu di Kertanegara," tulis Dahnil dalam akun Twitter miliknya, Sabtu (20/4/2019).
Dahnil mengatakan, Prabowo tengah fokus mengawal rakyat dalam menghitung hasil rekapitulasi pemungutan suara Pilpres 2109.
"Pak Prabowo masih fokus memperjuangkan dan mengawal agar rakyat terus mengawal C1," tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Media dan Komunikasi BPN Hashim Djojohadikusumo membenarkan akan ada utusan Jokowi untuk menemui Prabowo.
Ia mengatakan, utusan dari Jokowi adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Menko Maritim RI) Luhut Binsar Pandjaitan.
"Mungkin Pak Luhut Panjaitan akan ketemu Pak Prabowo," ujar Hashim di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan.
Baca Juga: KSP: Jika 01 yang Menang, Kubu 02 Harus Menerima dengan Kesatria
Hashim menyebut, pertemuan Luhut dan Prabowo akan digelar pada Minggu (21/4). Pertemuan itu akan dilakukan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Jokowi Utus Luhut Panjaitan Temui Prabowo di Kertanegara
-
Kemenangan Jokowi Terganjal UUD 45? Ini Penjelasan Yusril Ihza Mahendra
-
Pesan Jokowi: Kembali ke Kehidupan Sehari-hari, Kerja Keras Bangun Negeri
-
Siswa SMA Turunkan Foto Presiden Jokowi, Videonya Viral
-
Akhir Pekan, Jokowi Makan Nasi Padang Bareng Erick Thohir dan Wishnutama
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas