Suara.com - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Mohamad Thamrin mengatakan, ada 61.468 siswa SD dan SMP di Kota Depok yang tengah mengikuti ujian nasional.
Untuk siswa SMP mengerjakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sedangkan siswa SD menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).
"Pelaksanaan ujian untuk SMP dilakukan dengan menggunakan komputer. Ada beberapa sekolah yang terpaksa harus menumpang ke sekolah lain karena sarana dan prasarana komputer belum mencukupi. Tapi ini semua bisa diatasi dengan baik sehingga semua siswa SMP di Depok dapat mengikuti UNBK," kata Thamrin, Senin (22/4/2019).
Adapun peserta UNBK SMP diikuti oleh 27.320 siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, swasta dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Depok yang digelar mulai 22-25 April 2019.
"Jumlah total 27.320 siswa ini terdiri dari mereka yang bersekolah di 26 SMP Negeri dan 185 SMP swasta sebanyak 21.543 siswa. Sedangkan 5.777 siswa lainnya berasal dari 73 MTs," jelas dia.
Thamrin mengatakan, mata pelajaran yang diuji yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA.
Hari pertama ujian mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir IPA.
Untuk siswa SD hari ini juga bersiap mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Totalnya sebanyak 34.148 orang dari SD Negeri, SD swasta dan juga Madrasah Ibtidaiyah (MI).
"Rinciannya, 28.108 orang siswa dari 262 SD Negeri dan 165 SD Swasta dan 6.040 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang mencapai 139 unit sekolah MI di Kota Depok," ujar Thamrin.
Baca Juga: Jelang Ujian Nasional, Ini Saran Psikolog untuk Orang Tua
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi