Suara.com - Jajaran Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali meringkus dua orang sindikat narkotika jenis sabu di Bandara Riau. Kedua orang pemilik sabu yang disimpan di 5 karung truk kontainer itu merupakan kakak beradik.
"Ya kita sudah tangkap dua orang kakak beradik pemilik sabu tersebut di Bandara Pekanbaru Riau," kata Kasat Narkoba Polres Jakbar, AKBP Erick Frendriz saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2019).
Erick hingga saat ini belum mau menjelaskan lebih jauh terkait kronologi dan waktu penangkapan terhadap keduanya. Dirinya juga tak membeberkan identitas kakak beradik tersebut.
"Untuk lebih jelasnya kami lakukan press conference besok hari," ujar Erick.
Barang bukti berupa kristal putih yang diamankan di dalam 5 karung itu seberat lebih dari 100 kilogram.
"Dari hasil tangkapan awal kita kemarin sebanyak 5 karung sabu kami amankan, jika kita perinci ada sekitar 100 kilogram lebih," tutupnya.
Sebelumnya, Jajaran Satres Narkoba mengagalkan penyelundupan lima karung narkotika jenis sabu yang berada di mobil kontainer dari Riau menuju Tangerang, Senin (15/4/2019). Guna mengelabuhi petugas, lima karung sabu itu ditutup menggunakan arang.
"Dari pengakuan awal pengemudi, barang yang dibawa berasal dari Pekanbaru Riau dan akan dikirim ke Balaraja Tangerang, Banten," Kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).
Dari penggeledahan itu, dua orang yang membawa kontainer tersebut telah ditangkap. Total ada empat orang yang kini berada di Polres Metro Jakarta Barat.
Baca Juga: Keburu Keciduk Polisi, Lukman Gagal Pesta Sabu Bareng Dea
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif