Suara.com - Aparat Polda Kepulauan Riau menangkap dua orang kurir narkoba di pintu kedatangan Pelabuhan Ferry International Batam Centre. Menindaklanjuti laporan intelijen, keduanya dibekuk saat baru sampai dari Malaysia.
Kedua kurir itu ialah Siti Nurkhalifah (40) dan Parni (28). Ketika digeledah aparat mulai dari barang bawaan tak ada barang mencurigakan.
Tapi ketika badan keduanya digeledah, didapatkan 4 bungkusan sabu-sabu yang tersimpan dalam perut. Sabu itu dimasukkan lewat anus sehingga bisa tersimpan dalam perut.
Parni bin Darmo (28), diketahui warga Dukuh Semambu RT6/RW2 Kelurahan Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Sementara Siti Nurkhalifah warga RT3/RW7 Kelurahan Negara Jaya Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Lampung.
Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri menyita barang bukti total 518,72 gram sabu-sabu. Sebanyak 263,79 gram dibawa Parni dan 254,93 gram dibawa Siti.
Barang haram tersebut berasal dari Malaysia. Keduanya menggunakan kapal penumpang dari Pelabuhan Pasir Gudang, Malaysia ke Batam.
Direktur Resnarkoba Polda Kepri Kombes K Yani dalam keterangannya Kamis (11/4/2019) menyebut penindakan itu dilakukan pada hari Senin (8/4) awal pekan ini sekitar pukul 16.00 WIB.
"Setelah mendapatkan informasi dan ciri-ciri kedua orang tersebut, anggota Opsnal Subdit 3 langsung melakukan Penyelidikan di Pelabuhan Batam Centre, " terangnya seperti diberitakan Batamnews.co.id—jaringan Suara.com.
Baca Juga: 17 Tahun Lebih Tua, Artis Korea Ini Tanggung Biaya Hidup Suaminya
Saat seluruh penumpang kapal dari Pasir Gudang Malaysia keluar di pintu kedatangan, anggota mendeteksi dua pasangan yang mencurigakan. "Kami masih kembangkan kasus ini," terang Kombes Yani.
Berita Terkait
-
Artis FTV Ditangkap karena Kasus Narkoba, Barang Bukti Sabu
-
Pelaku Rekayasa Video Minta Maaf Langsung, Ini Reaksi Gus Mus
-
Lelah Ikut Jokowi, Iriana Pilih Istirahat di Hotel Bertarif Rp 200 Ribu
-
40 Pingsan di Kampanye Jokowi, Korban: Panas Mas Cuma Sekali Disemprot
-
Jokowi Kampanye: Saya Mohon Jangan Berdesakan, Sudah 40 Orang Pingsan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas