Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli menganalogikan kondisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) seperti kasus pesawat Boeing 737 MAX 8. Saat ini banyak orang yang sudah mulai tidak mempercayai lembaga tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Rizal Ramli melalui akun Twitter miliknya @ramlirizal. Berbagai kasus yang terjadi di KPU disebut nyaris sama dengan kasus kecelakaan yang seringkali terjadi pada Boeing 737 MAX 8.
"KPU sekarang ini nyaris sama statusnya dengan kasus Boeing 737 Max semua maskapai penerbangan gak percaya lagi dan batalkan 7378 Max. Jangan sampai," kata Rizal Ramli seperti dikutip Suara.com, Kamis (25/4/2019).
Kasus kecelakaan Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang pada akhir 2018 hingga kasus kecelakaan pesawat Ethipians Airlines beberapa waktu lalu membuat kepercayaan maskapai terhadap Boeing 737 MAX 8 menurun. Hal inilah yang diyakini oleh Rizal Ramli nyaris terjadi di KPU.
Sementara, Rizal Ramli mengibaratkan Pemilu itu sendiri sebagai pesawat terbang yang harus zero defect atau minim kesalahan. "Pemilu ini diibaratkan pesawat terbang yang harus zero defect," imbuh Rizal Ramli.
Rizal Ramli juga menyindir mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang mendatangi KPU pada Rabu (24/4/2019) malam. Ia meminta agar Mahfud MD tidak hanya melihat dari KPU saja melainkan juga terjun langsung ke lapangan guna mendapatkan fakta.
"Mas @mahfudmd tolong lihat kejadian di lapangan. Jangan hanya di KPU," ungkap Rizal Ramli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM