Suara.com - Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Fadli Zon mengaku tidak tersinggung atas parodi "siap presiden" yang dilakukan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. Pasalnya, Fadli mewajarkan kalau TKN bersikap sama seperti pemerintah yang sering melakukan dagelan alias lucu-lucuan.
Fadli menjelaskan bahwa dirinya tidak terpancing ketika melihat video sejumlah elite TKN menyalami Jokowi sambil mengucapkan "siap presiden" seperti yang dilakukan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menyambut sejumlah purnawirawan TNI/Polri yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) beberapa waktu lalu.
Fadli menilai kalau apa yang dilakukan elite TKN tersebut merupakan wujud dari pemerintah yang kerap menunjukkan lelucon saat memimpin negara.
"Saya sih nggak ngeliat yah, itu kan memang dari dulu mereka suka joke dan memang pemerintahannya selama 4,5 tahun dagelan ya menurut saya biasa-biasa saja. Jadi saya nggak pernah baper," kata Fadli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (29/4/2019).
Fadli juga menerangkan bahwa pihaknya masih yakin kalau Prabowo - Sandiaga menang di Pilpres 2019. Karenanya dirinya tidak tersinggung ketika melihat Prabowo disebut presiden kemudian diparodikan oleh TKN Jokowi - Maruf Amin.
"Ya kita yakin kok sampai saat ini sampe detik ini kita sangat yakin bahwa Prabowo menang. Prabowo - Sandiaga menang. Tidak ada yang berubah. Ya nanti kita lihat perkembangannya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pose Dahnil Anzar Bareng Vespa, Warganet Soroti Pajak Kendaraannya
-
Salami Jokowi Sambil Ucapkan 'Siap Presiden', TKN Bantah Sindir Prabowo
-
Temuan Warganet, Ini Beda Gestur Jokowi - Prabowo di Video 'Siap Presiden'
-
Mahfud Tuding Garis Keras Prabowo, PD: Efek Baju Jahitan Ketinggalan
-
Toss!!! Ceria, Prabowo dan Sandi kompak Semangati Relawan Pengepul C1
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?