Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memberikan pelatihan soft skill mengenai analisis dan model bisnis serta merintis usaha melalui penggunaan media online bagi UMKM Kecamatan Matraman, di Kantor Kelurahan Kayu Manis, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019). Dalam kesempatan ini, Sandiaga sempat mengajarkan peserta pelatihan untuk swafoto sambil memasarkan produk usahanya.
Sandiaga lebih dulu menjelaskan caranya menjalani usaha meskipun berskala kecil. Ia menyebut jika dijalani dengan baikusaha tersebut akan menjadi besar dan bisa membuka lapangan pekerjaan. Melalui program Ok Oce, Sandiaga mengklaim para pelaku usaha akan diberi segala bantuan agar bisa menjalankan usahanya secara mandiri di masa depan.
"Saya kasih tips yang pertama kalau mau sukses tentunya ada 7 tahapan, mula dari mengikuti program dari pendaftaran, pelatihan, pendampingan karena banyak yang gugur menjadi pengusaha itu karena tidak didampingi," kata Sandiaga.
Mantan Wagub DKI Jakarta ini menuturkan, untuk menjadi pengusaha sukses tentunya harus melewati proses jatuh bangun. Dirinya sempat bercerita kalau pernah di PHK saat krisis moneter pada 1998.
Meskipun pernah merasakan jatuh, namun hal itu tidak menyurutkan Sandiaga untuk terus berusaha hingga akhirnya memiliki 30 ribu karyawan.
"Alhamdulillah dengan pemetaan soft skill dengan dari tadinya musibah di PHK menjadi membuka banyak lapangan kerja sekarang," ujarnya.
Terkait tips agar para pelaku usaha bisa bersaing di era kemajuan teknologi, Sandiaga kemudian memberikan tips bagaimana mengambil swafoto sambil mempromosikan produk.
Sandiaga meminta seluruh pelaku usaha yang mayoritas dipenuhi oleh emak-emak itu mengeluarkan handphonenya dan mengikuti gerakan yang dilakukannya saat berswafoto.
"Gini caranya pertama kalau mau ngambil selfie dengan produknya adalah cara memegang hape ini, soft skill cara memegang hape kalau melakukan selfie adalah mengepit jari kelingking dibawah jari telunjuk diatas dua jari manis dan tengah menahan nih gini," pungkasnya.
Baca Juga: Jokowi Berwacana Pindahkan Ibu Kota, Sandiaga: Harus Ada Referendum
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Cukur Rambut, Netizen: Makin Muda Papa Onlineku
-
Terenyuh Dengar Semangat Relawan, Sandiaga Sumbangkan Sneaker Barunya
-
Kunjungi Lokasi PPK Cilandak, Sandiaga Terima Laporan Ada Petugas Pingsan
-
Menang di AS, Relawan Jokowi Makan Tumpeng Berlatar Jembatan Golden Gate
-
Update Real Count KPU Senin Pagi: Jokowi 56,19% - Prabowo 43,81%
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL