Suara.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno memberikan sepatu model sneaker kepada seorang emak-emak untuk membantu pendukungnya di Bandar Lampung.
Pendukung Prabowo - Sandiaga itu disebut rela mendirikan posko Prabowo - Sandiaga meskipun kehidupan sehari-harinya masih susah. Sandiaga yang kala itu tengah menggunakan sepatu sneaker langsung melepasnya dan memberikan kepada emak-emak tersebut.
Momen tersebut terjadi usai Sandiaga memantau penghitungan suara C1 yang dilakukan oleh Panita Pemilihan Kecamatan (PPK) Cilandak di Gelanggang Remaja, Jalan KH Muhasyim VIII, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).
Siti Yulianti, seorang koordinator logistik dari relawan Prabowo - Sandiaga yang memberikan bantuan untuk relawan di PPK tersebut.
Siti bercerita kepada Sandiaga selama dirinya bersosialisasi ke daerah-daerah menemukan seorang relawan di Lampung yang mendirikan posko bahkan rela merogoh kocek hingga Rp 400 ribu. Padahal relawan tersebut menjalani kehidupan dengan uang yang pas-pasan.
"Bapak itu mendirikan posko sebulan itu, sampai saya menangis, tempat tinggalnya, untuk makan saja susah, tapi bapak itu mendirikan posko untuk perjuangan Prabowo - Sandi, sebulan Rp 400 ribu dari kantong pribadi, itu sepanjang jalan menangis menitikkan air mata," ungkap Siti kepada Sandiaga.
Sandiaga yang mendengarkan cerita tersebut langsung melepaskan sepatunya dan memberikannya kepada Siti. Sandiaga menitipkan kepadanya untuk diberikan kepada relawan tersebut.
Sepatu itu berjenis sneaker berwarna abu-abu dengan bertuliskan 'Jakarta'. Kata Sandi, sepatu itu baru saja dipakainya.
"Ibu, saya mau nyumbang sepatu saya nih bu, ini sepatu saya mohon diserahkan ke bapak itu. Ini baru saya pakai, baru keluar dari kotak, ini dari Jakarta untuk relawan yang tadi sudah berkorban," ucap Sandiaga.
Baca Juga: Wacana Temui Ma'ruf saat Ramadan, Sandiaga: Bulan Puasa Penuh Pengampunan
"Ini paling tidak bisa mengobati ya, dia hanya punya income Rp 400 ribu disumbang semua untuk membangun tenda," katanya.
Berita Terkait
-
Kunjungi Lokasi PPK Cilandak, Sandiaga Terima Laporan Ada Petugas Pingsan
-
Ahmad Dhani Berpeluang Masuk Parlemen, KPU Tunggu Putusan MA
-
Tan Ngi Hing, 5 Kali Jadi Caleg Lima Kali Gagal
-
Diduga Kekelahan Jaga TPS, Anggota Polres Jaksel Meninggal Dunia
-
Ratusan Petugas KPPS Jadi Tumbal Pemilu, FK UI Beri Rekomendasi ke KPU
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua