Suara.com - Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCM Indonesia) meminta para elite politik untuk meredakan situasi pasca pelaksnaan Pemilu 2019. Para ulama juga diminta untuk kembali menjalin tali silaturahmi memasuki bulan Ramadan, tahun ini.
Ketua Umum MCM Wishnu Dewanto mengatakan bulan puasa menjadi momentum yang terbaik untuk kembali menjalin silaturahmi setelah terpecah di Pemilu 2019.
"Menjadikan bulan Ramadan yang mulia dan penuh berkah ini sebagai momentum untuk memperkuat tali silaturahim dan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah antar ulama dan umaro serta warga bangsa demi persatuan dan kesatuan NKRI berdasarkam Pancasila dan UUD 45," kata Wishnu dalam acara Musyawarah Alim Ulama di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019).
MCM menyerukan kepada masyarakat untuk menunggu dan tetap percaya kepada Komisi Pemilihan Umm terkait hasil akhir penghitungan suara yang akan diumumkan pada 22 Mei mendatang.
"Kita harus menunggu secara baik menunggu 17 Ramadan tanggal 22 mei itu merupakan hari yang baik untuk kita menghormati KPU yang telah disepakati oleh konstitusi, dan meminta masyarakat untuk tidak mau diajak kepada cara-cara yang berlawanan dengan konstitusi negara," jelasnya.
Untuk diketahui, pergerakan data real count Pilpres 2019 yang sudah masuk ke Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB telah mencapai 66.69 persen.
Berdasarkan hasil Situng KPU, perolehan suara pasangan Capres - Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno masih berada di bawah rivalnya, pasangan petahana nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin.
Dilansir dari laman kpu.go.id, Jokowi - Ma'ruf telah mengantongi 57.488.233 atau 56,18 persen suara. Sedangkan, Prabowo - Sandiaga meraup 44.834.369 atau 43,82 persen suara.
Perolehan suara kedua pasangan kandidat itu berdasarkan jumlah sementara data masuk 542.685 dari 813.350 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dalam dan di luar negeri. Dari hasil sementara itu, Jokowi lebih unggul dari Prabowo dengan selisih 12,6 juta.
Baca Juga: Restoran Padang Dekat Istana Bogor Terbakar, Pengunjung Panik Berhamburan
Berita Terkait
-
MCM Indonesia: Ijtimak Ulama III Pemecah Bangsa dan Inkonstitusional!
-
Ogah Jalani Puasa di Penjara, Ahmad Dhani Ingin Cepat Pulang
-
TKN Bandingkan Pernyataan Amien Rais dan Dua Tokoh Bangsa soal Kinerja KPU
-
Masih Ingat Masjid yang Tolak Prabowo di Semarang? Ternyata Ini Sejarahnya
-
Jasad Petugas KPPS Gugur di Pemilu 2019 Bisa Diautopsi, Asal...
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek