Suara.com - Hasil real count sementara yang dilakukan menggunakan sistem penghitungan (Situng) oleh KPU hingga Senin (6/5/2019) Pukul 18.00 WIB masih menunjukan keunggulan Pasangan Capres - Cawapres Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin atas Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Untuk sementara dalam Situng KPU, Pasangan Jokowi - Maruf Amin mengumpulkan suara sebanyak 59.172.503 atau dalam prosentase 56,29 persen. Sedangkan Pasangan Prabowo - Sandiaga mengumpulkan 45.943.598 suara atau sebanyak 43,71 persen.
Dengan demikian total selisih antara kedua kandidat capres-cawapres yang bertarung dalam kontestasi politik Pemilu 2019 ini menjadi 13.228.905 suara atau 12,58 persen.
Data tersebut dihimpun dari 557.962 tempat pemungutan suara yang form C1 telah diunggah melalui situs kpu.go.id yang saat ini sudah mencapai 68,60048 persen dari total keseluruhan TPS yang mencapai 813.350 TPS.
Hingga memasuki hari ke-19 pascapemilu 17 April lalu, tercatat penghitungan real count yang sudah mencapai angka 90 persen berjumlah enam provinsi, yakni Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Barat. Sedangkan untuk provinsi yang belum mencapai 20 persen adalah Papua dan Papua Barat.
Namun catatan khusus untuk real count pada Provinsi Bengkulu, sebelumnya pada 14.15 WIB tertulis sudah mencapai 100 persen, namun sore ini kembali ke angka 99,9 persen.
Dalam disklaimer-nya, KPU menyatakan data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.
Tag
Berita Terkait
-
Bawaslu Tindak Lanjuti Laporan BPN Soal Dugaan Kecurangan di Situng KPU
-
Situng KPU Senin Siang: Perolehan Suara Prabowo Masih Jauh Di Bawah Jokowi
-
Situng KPU Sudah Diaudit Sebelum Diminta Sandiaga Uno
-
Puasa Hari Pertama, Jokowi Unggul 13,08 Juta Suara dari Prabowo
-
Update Real Count Jelang Senin Dini Hari: Selisih Suara Tembus 13 Juta
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Di Depan Peserta Aksi May Day, Prabowo Umumkan UU PPRT Disahkan: Akhiri Penantian 22 Tahun
-
Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026
-
Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera
-
Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!
-
Prabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur