Suara.com - Hasil real count yang dilakukan menggunakan sistem penghitungan (Situng) oleh KPU hingga Minggu (5/5/2019) Pukul 23.00 WIB, menunjukan keunggulan Pasangan Capres - Cawapres Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin atas Prabowo Subinato - Sandiaga Uno dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Pemilu 2019.
Untuk sementara dalam Situng KPU, Pasangan Jokowi - Maruf Amin mengumpulkan suara sebanyak 58.241.111 atau dalam prosentase 56,30 persen. Sedangkan Pasangan Prabowo - Sandiaga mengumpulkan 45.200.262 suara atau sebanyaj 43,70 persen.
Dengan demikian total selisih antara kedua kandidat capres-cawapres yang bertarung dalam kontestasi politik Pemilu 2019 ini menjadi 13.040.849 suara atau 12,60 persen.
Data tersebut dihimpun dari 549.187 tempat pemungutan suara yang form C1 telah diunggah melalui situs kpu.go.id yang saat ini sudah mencapai 67,52161 persen dari total keseluruhan TPS yang mencapai 813.350 TPS.
Hingga memasuki hari ke-18 pascapemilu 17 April lalu, tercatat penghitungan real count yang sudah mencapai angka 90 persen mulai bertambah satu provinsi setelah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Barat. Sedangkan untuk provinsi yang belum mencapai 20 persen adalah Papua dan Papua Barat.
Meski begitu ada keanehan dalam situng tersebut, yakni pada Provinsi Bengkulu. Jika sebelumnya, data situng yang masuk sudah mencapai 100 persen penghitungan, justru pada Minggu (5/5/2019), datanya berubah menjadi 99,9 persen.
Dalam disklaimer-nya, KPU menyatakan data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.
Berita Terkait
-
Update Real Count Minggu Malam: Selisih Suara Jokowi Dengan Prabowo Melebar
-
Situng KPU Minggu Sore: Suara Jokowi Terus Melenggang Jauhi Prabowo
-
Situng KPU Minggu Siang: Suara Jokowi Tembus 56,18%, Prabowo Anteng 43,82%
-
Jelang Puasa Ramadan, Jokowi Unggul 12,44 Juta Suara dari Prabowo
-
Real Count KPU Sabtu Pagi: Jokowi 56,11% - Prabowo 43,89%
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir