Suara.com - Terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo meminta para tokoh agar tidak takut terhadap ancaman Menteri koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. Dirinya berpesan, jangan takut menyuarakan kebenaran.
Sebelumnya, Wiranto mengatakan akan menutup media dan membentuk tim hukum nasional untuk menyeleksi ucapan tokoh-tokoh nasional yang menyebarkan ujaran kebencian.
Suami Mulan Jameela itu juga meyakinkan ke para tokoh agar tidak takut masuk penjara. "Enggak usah takut penjara. Barengan sama saya di penjara," ujar Dhani dalam video yang dikirim tim pemenangan Ahmad Dhani, Rabu (8/5/2019).
Dalam video berdurasi 35 detik itu, pentolan Band Dewa 19 itu juga menyerukan agar tidak takut terhadap tim hukum yang disebutnya rekayasa.
"Kepada para tokoh jangan takut kepada ancaman Wiranto soal rekayasa hukum, katakan yang hak itu hak, yang batil itu batil,” kata Ahmad Dhani.
Untuk diketahui, Ahmad Dhani menjalani sidang kasus pencemaran nama baik, yang bermula dari kedatangannya di Surabaya untuk menghadiri Deklarasi #2019gantipresiden.
Namun, kala itu, Dhani tidak bisa menghadiri deklarasi karena diadang banyak orang di Hotel Majapahit, Surabaya. Kesal dengan para pengadang, Dhani menyebut mereka idiot.
Kekinian, sidang Ahmad Dhani sudah memasuki agenda pledoi atau pembelaan. Pada tanggal 14 Mei 2019, sidang kembali digelar dengan agenda replik.
Baca Juga: 5 Pendukung Prabowo yang Dipolisikan, Ahmad Dhani hingga Bachtiar Nasir
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani: Para Tokoh Jangan Takut Ancaman Wiranto
-
Ini Penjelasan Wiranto Soal Rencana Pembentukan Tim Hukum Nasional
-
Wiranto Ancam Tutup Akun Media Sosial yang Sebarkan Ujaran Kebencian
-
Tim Khusus Kaji Ujaran Kebencian, Moeldoko Sebut Rencana Aksi Kivlan Zein
-
Rencana Bentuk Tim Hukum Nasional, Andre Rosiade: Emangnya Zaman Orde Baru
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup