Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menargetkan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu Luar Negeri selesai hari ini, Kamis (9/5/2019). Terkecuali untuk wilayah Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Malaysia.
Komisioner KPU RI Viryan Aziz menjelaskan, PPLN Kuala Lumpur masih melakukan pemungutan suara ulang (PSU) setelah adanya rekomendasi dari Bawaslu RI, terkait adanya temuan surat suara tercoblos.
"Hari dirampungkan, kecuali KL (Kuala Lumpur). Masih proses PSU metode pos," kata Viryan saat dikonfirmasi, Kamis (9/5/2019).
Terkait itu KPU RI, kata Viryan, mengatakan untuk rekapitulasi hasil penghitungan suara di PPLN Kuala Lumpur selesai pada 17 Mei mendatang.
"Tentatif tanggal 17 Mei," ujarnya.
Untuk diketahui hingga Kamis (9/5/2019) pagi, KPU RI telah mengesahkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu Luar Negeri di 105 PPLN. Adapun, jumlah PPLN pada Pemilu 2019 yakni berjumlah total 130 PPLN.
Dari data rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu Luar Negeri yang telah disahkan KPU RI, Jokowi unggul dari Prabowo di 92 PPLN. Sedangkan Prabowo hanya unggul di 12 PPLN dan keduanya imbang di 1 PPLN.
Berikut rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu Luar Negeri di 105 PPLN yang telah disahkan KPU RI per Kamis (8/5/2019) pagi:
Jokowi - Ma'ruf Amin unggul di 92 PPLN. Berikut rinciannya:
Baca Juga: Berhari-hari Pimpin Rapat Pleno Pemilu 2019, Ketua KPU Bekasi Jatuh Sakit
1. Taipe,Taiwan
2. Vanimo, Papua Nugini
3. Tawau, Malaysia
4. Songkhla, Thailand
5. Darwin, Australia
6. Vancouver, Kanada
Berita Terkait
-
Pengunjuk Rasa di Pamekasan Nekat Bermalam di Kantor Bawaslu Tuntut PSU
-
Komite I DPD RI Pastikan Tak Ada Kecurangan pada Situng KPU
-
Besok, 11 Ribu Tentara dan Polisi Jaga Ketat Demo Massa Kivlan Zein di KPU
-
KPU Targetkan Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional Berlangsung Mulai Besok
-
Ryamizar: Saya Tidak Suka People Power, Merusak Bangsa!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas