Suara.com - Jelang H-12 pengumuman hasil penghitungan suara yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin masih mengungguli suara Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Berdasarkan hasil rekapitulasi sementara KPU dalam sistem penghitungan (Situng) yang dilakukan pada Jumat (10/5/2019), Pasangan Jokowi - Maruf Amin mengumpulkan suara sebanyak 65.205.155 atau 56,22 persen. Sedangkan Pasangan Prabowo - Sandiaga Uno mengumpulkan 50.785.292 suara atau 43,78 persen.
Data tersebut dihimpun dari 616.071 tempat pemungutan suara (TPS) atau 75,74488 persen dari total 813.350 persen yang diperbarui pada Pukul 12.45, Jumat (10/5/2019).
Berdasarkan penghitungan sementara, selisih keunggulan Pasangan Jokowi - Maruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga Uno 14.419.863 suara atau 12,44 persen.
Sementara itu, merujuk pada data rekapitulasi sementara dari situs kpu.go.id, tercantum dari 34 provinsi dan satu pemilihan umum di luar negeri menunjukan jumlah provinsi yang penghitungannya sudah mencapai 100 persen menjadi tiga, yakni Bengkulu, Bali dan Gorontalo.
Sedangkan jumlah provinsi yang rekapitulasinya saat ini mencapai angka di atas 90 persen sudah mencapai 11 provinsi, yakni Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Kalimantan Utara.
Sementara untuk hasil penghitungan suara Provinsi Papua masih berada di angka 7,4 persen dari total TPS yang ada di daerah tersebut.
Meski begitu, dalam disklaimer-nya, KPU menyatakan data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.
Baca Juga: Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,20% - Prabowo 43,80%
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Menang di 114 TPS Luar Negeri, Prabowo Tertinggal 339 Ribu Suara
-
Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,20% - Prabowo 43,80%
-
Video Jubir BPN Ungkap Klaim Kemenangan 62 Persen Prabowo Berbasis SMS
-
Sebar Hoaks Kantor Bareskrim Jadi Pusat Situng KPU, 2 Orang Dibekuk
-
Megawati: Kalah Menang Itu Biasa, Jangan Langgar Konstitusi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?