Suara.com - Gelaran pesta demokrasi terbesar bangsa Indonesia telah berakhir pada 17 April yang lalu. Untuk saat ini, perolehan suara pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin masih unggul atas pasangan Prabowo - Sandiaga dalam hitung manual Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Keberhasilan pasangan nomor urut 01 di perolehan suara sementara ini merupakan kerja keras seluruh komponen dalam Tim Kampanye Nasional (TKN), tak terkecuali Tim Media Sosialnya yang gencar mengkampanyekan Paslon Jokowi - Ma'ruf Amin.
Dalam pandangan PoliticaWave, tim Jokowi - Ma'ruf Amin telah berhasil menggunakan seluruh elemen media sosial yang ada untuk mengkampanyekan paslon tersebut.
"Setiap masa kampanye, media sosial menjadi salah satu sarana berkomunikasi untuk Calon Presiden, Calon Anggota Legislatif, Calon Gubernur ataupun Calon Bupati. Tapi banyak dari mereka menggunakan kanal-kanal media sosial secara salah," ujar Direktur PolitcaWave Sony Subrata dalam keterangan resminya, Senin (13/5/2019).
Lebih lanjut Sony Subrata menilai, selama gelaran kampanye Pileg dan Pilpres April 2019 kemarin, masih banyak tim kampanye dari Partai dan tim kampanye Calon Legislatif melakukan kesalahan elementer berupa salah strategi hingga kurang pahamnya akan sebuah komunikasi digital.
"Kesalahan ini terjadi karena tim kampanye di media sosial salah menyusun strategi dan kurang memahami bagaimana cara berkomunikasi secara digital yang efektif dan efisien," kata Sony.
Menurut Sony Subrata, setiap kampanye digital yang dilakukan oleh tim kampanye, harus dimonitor, diukur, dievaluasi dan kemudian disesuaikan untuk menjadi strategi berikutnya.
"Di PoliticaWave, kami memantau masa kampanye secara penuh, 24 jam sehari, 7 hari seminggu, mencakup Twitter, Facebook, Instagram, YouTube, Kaskus dan berbagai forum diskusi, termasuk sekitar 400 media online di dalam dan luar negeri. Dari analisa kami, terlihat strategi komunikasi timses yang berhasil dan yang gagal," ungkap Sony.
"Keunggulan pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin di media sosial adalah strategi komunikasinya yang benar. Mereka fokus dan terarah kepada substansi dan akurasi. Bukan sekedar sebanyak-banyaknya isu dan percakapan," Sony menambahkan.
Baca Juga: Ancam Penggal Jokowi, Hermawan Susanto Terancam Hukuman Mati
Selain itu, Sony Subrata juga menjelaskan bahwa, selama masa kampanye Pilpres, tim media sosial pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin selalu berkomitmen untuk perang terhadap berita bohong atau hoaks.
Bagi Sony, berita bohong atau hoaks yang kerap menyerang Jokowi - Ma'ruf Amin, sudah benar dilawan atau diluruskan sehingga masyarakat paham informasi mana yang benar dan yang tidak benar.
"Tim media sosial Jokowi - Ma'ruf Amin juga fokus kepada perlawanan terhadap hoaks dan fitnah. Mereka tidak terpancing untuk melawan hoaks dengan hoaks, melawan fitnah dengan fitnah. Ini adalah strategi komunikasi yang sudah tepat," lanjut Sony.
Sony Subrata berharap, pada saat pemilihan kepala daerah mendatang, timses masing-masing kandidat harus belajar dari kampanye media sosial Pilpres 2019 ini, khususnya dari tim media sosial Jokowi - Ma'ruf Amin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit
-
Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama
-
Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot
-
Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme
-
5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda
-
Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka
-
Sunscreen untuk Melasma di Usia 40 Tahun, 4 Rekomendasi Ini Bantu Lindungi Kulit dari Flek Hitam
-
Pendapatan Negara di Lampung Tembus Rp6,19 Triliun di Semester I 2026
-
Dear Suporter Garuda! Rizky Ridho Kirim Pesan Tegas Usai Kekalahan Memalukan Indonesia