Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan melanjutkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional. Sebanyak enam provinsi dijadwalkan akan direkap pada hari ini, Senin (13/5/2019).
Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan, rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
Arief menuturkan, enam provinsi yang dijadwalkan direkap hari ini meliputi provinsi Sulawesi Barat, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Lampung dan Jawa Timur.
"Sebagaimana sudah konfirmasi dengan KPU provinsi, kami mau rekapitulasi provinsi Sulbar, DIY, Sulut, Kaltim. Kami pun sudah peroleh konfirmasi dari Lampung dan Jatim, tapi keduanya baru datang ke Jakarta sore ini," tutur Arief di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/5/2019) malam.
Mengingat petugas KPU provinsi Lampung dan Jawa Timur diperkirakan baru tiba di Jakarta sore nanti, Arief belum bisa memastikan apakah kedua provinsi tersebut akan dilakukan rekap di malam hari ini.
Namun, jika tidak memungkinkan untuk direkap hari ini provinsi Lampung dan Jawa Timur akan diagendakan untuk direkap di hari selanjutnya.
"Kalau engga kekejar, maka provinsi Lampung dan Jatim tanggal 14 Mei. Jadi, yang pasti yang empat tadi, provinsi Sulbar, DIY, Sulut, Kaltim," ujarnya.
Untuk diketahui rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional dimulai sejak Jumat (10/5) lalu.
Total sudah delapan provinsi yang telah dilakukan rekapitulasi suara tingkat nasional dan dinyatakan sah oleh KPU RI, yakni provinsi Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.
Baca Juga: Hari Ketiga Rekapitulasi Suara KPU: Sementara, Jokowi Unggul 2,6 Juta Suara
Hasilnya, sementara pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin unggul pada enam provinsi, yakni Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo dan Kalimantan Barat dengan total perolehan suara 7.413.099.
Sedangkan, pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno unggul di 2 provinsi, yakni Bengkulu dan Kalimantan Selatan dengan total perolehan suara 4.809.998. Terhitung selisih perolehan suara keduanya mencapai 2.603.101.
Berikut total perolehan suara 8 provinsi hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional yang telah disahkan KPU RI per 12 Mei 2019.
Pilpres
Jokowi - Ma'ruf Amin : 7.413.099 suara
Prabowo - Sandiaga Uno : 4.809.998 suara
Pileg
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan
-
Dewan Pers di HPN 2026: Disrupsi Digital Jadi Momentum Media Bebenah