Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Hasilnya, paslon Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menang di Sulawesi Selatan.
Hasil itu disampaikan Ketua KPU Sulawesi Selatan, Misna M Attas dalah rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara di wilayahnya yang sudah selesai 100 persen di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2019).
"Data perhitungan suara capres-cawapres 01: 2.117.591, dan 02: 2.809.393," kata Misna dalam rapat pleno di Kantor KPU RI.
Jumlah total Pemilih:
Laki-laki: 2.364.215
Perempuan: 2.660.974
Jumlah: 5.025.189
Hasil Rekapitulasi Suara Capres-Cawapres:
Jokowi Maruf : 2.117.591
Prabowo - Sandiaga : 2.809.393
Jumlah suara sah: 4.926.984
Suara tidak sah: 98.205
Jumlah seluruh suara sah dan tidak: 5.025.189
Dengan demikian, Sulawesi Selatan menjadi provinsi ke-12 yang memenangkan Prabowo - Sandiaga setelah Kalimantan Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, NTB, Aceh, Banten, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Jawa Barat.
Sementara Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menang di 18 provinsi, yaitu Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, dan DKI Jakarta.
Baca Juga: KPU dan Bawaslu Jawa Timur Terus Dipantau dari Aksi Teror
Berita Terkait
-
Ormas FUI Sindir Janji Potong Leher La Nyalla Jika Prabowo Menang di Madura
-
Sebut Arief Poyuono Ngaco, TKN: Bayar Pajak Bukan untuk Pemerintah Jokowi
-
Arief Ajak Pro Prabowo Tak Bayar Pajak, TKN: Tindakan yang Membangkang
-
Setelah Ketua KPU Kota Bekasi, Giliran Ketua Bawaslu Setempat Juga Tumbang
-
Jokowi Kalah 5,3 Juta Suara dari Prabowo di Provinsi Jawa Barat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?