Suara.com - Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengky Haryadi mengatakan, massa demonstran yang ada di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat berasal dari luar Jakarta.
Menurut Hengky, saat ini pihaknya telah mengamankan 99 orang yang terlibat dalam aksi demonstrasi dan perusakan di Petamburan.
"Yang jelas untuk sementara kami simpulkan bahwa ini bukan dari Jakarta. Dan juga sebagian besar tercium bau alkohol, sehingga mereka cenderung berani dan sebagainya," ujar Hengky saat ditemui di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019).
Menurut Hengky ke-99 orang tersebut akan diperiksa urinenya. Hal itu guna memastikan apakah yang bersangkutan berada dalam pengaruh konsumsi alkohol atau barang-barang terlarang.
"Kami saat ini coba untuk periksa urinenya, yang pengalaman kami kalau hilang rasa takut, rasa empati itu pasti ada penyebabnya, apakah yang bisa menyebabkan stimulan halusinogen, itu kan," katanya.
Sementara itu, Hengky menyebutkan beberapa massa demonstran yang diamankan berasal dari beberapa daerah seperti Tasik, Banten, hingga Flores.
"Ada dari Tasik, kemudian ada dari Banten, ada juga yang dari Flores, ada kita amankan banyak lah. Kami sedang pendalaman," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura