Suara.com - Jamaah Masjid Al Munawwar, Penang, Malaysia merasa kehilangan atas wafatnya pendakwah Ustaz Muhammad Arifin Ilham.
Duka mendalam dirasakan para jamaah yang pernah menerima tausiah dari pemimpin Majelis Azzikra tersebut.
Menurut pengurus Masjid Al Munawwar, Syed Abdul Kadir para jamaah yang biasa salat subuh bersama dengan Ustaz Arifin Ilham selama menjalani perawatan di Penang, merasa kehilangan.
"Para jamaah merasa senang dapat mengenal sosok Ustaz Arifin Ilham," ujar Syed Abdul Kadir, dilansir dari Antara, Kamis (23/5/2019).
Meski kesempatan salat Subuh berjamaah relatif terbatas, Ustaz Arifin Ilham selalu menyempatkan waktu untuk bercengkerama dan memberikan ilmunya yang dinilai cukup bermanfaat.
Bahkan menurut Syed Abdul Kadir, Ustadz Arifin Ilham selalu bercanda dan tidak ingin menunjukkan rasa sakit yang dialaminya.
Syed Abdul Kadir merasa bangga karena Ustaz Arifin bisa diterima dengan baik oleh para jamaah masjid.
Jenazah Ustaz Arifin Ilham tiba di Masjid Al Munawwar Kamis dini hari menjelang subuh.
Sebelumnya jenazah dimandikan oleh para kerabat dan muridnya di Rumah Sakit Gleneagles.
Kemudian sejenak jenazah disemayamkan sambil menunggu waktu salat subuh.
Sejumlah jamaah Masjid Al Munawar dan warga Indonesia yang berada di Penang menyempatkan hadir untuk menunaikan salat subuh dan salat jenazah.
Setelah disalatkan, jenazah diberangkatkan dari masjid menuju Bandara Pulau Penang.
Jenazah baru bisa diterbangkan pukul 14.30 setelah menunggu pesawat dari Jakarta yang baru terbang jam 12.00 waktu setempat.