Suara.com - Belum lama ini sempat ramai dibahas di media sosial desakan oleh kaum oposan agar Presiden Joko Widodo mundur dari jabatannya.
Putra bungsu Jokowi, yakni Kaesang Pangarep, mengakui sebenarnya telah meminta sang ayah untuk mundur.
Namun, bukan Kaesang Pangarep namanya bila ia tidak membuat kelucuan. Bukan mundur dari jabatan presiden yang dimaksud oleh Kaesang Pangarep.
Awalnya, Kaesang Pangarep mengunggah foto hasil editan dirinya menggunakan kalung emas yang begitu banyak dan memenuhi bahunya.
"Buat apa skinker mahal mahal kalo gak bisa se-glowing saya," kata Kaesang Pangarep seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/5/2019).
Tak lama seusai mengunggah foto tersebut, ada seorang warganet yang meminta agar Kaesang meminta sang ayah mundur.
"Sampaikan ke bapakmu mas, lebih baik mundur. Kalau lagi nanem padi..." ujar warganet @fck2lv.
Cuitan warganet itu ternyata dibalas. Kaesang mengakui bahwa ia sudah meminta sang ayah untuk mundur.
"Bapak saya sudah saya suruh mundur kalau nanem padi," jawab Kaesang Pangarep.
Baca Juga: Ini Alasan BPN Tunjuk Bambang Widjojanto Jadi Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo
Balasan dari Kaesang Pangarep tersebut menjadi perhatian warganet. Banyak warganet yang mengakui terhibur oleh sikap Kaesang Pangarep yang selalu membuat kelucuan.
"Receh banget emang anak presiden," kata @myhobihobi18.
"Kalau maju nanti gak jadi panen," ujar @alyafiorent.
"Nanti namanya bukan tandur (tata mundur) lagi tapi taju (tata maju)," kata @rim2857.
"Wkwkwk banyolan begini kan enak daripada harus twit yang mancing-mancing kita buka puasa lebih awal," ungkap @kasalamaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan