Suara.com - Mantan Imam Masjidil Haram Mekah, Syekh Adil Al Kalbani, menyerukan agar jemah lelaki dan perempuan tidak dipisahkan menggunakan partisi saat salat bersama.
Seruan itu diumumkan Syekh Adil dalam wawancara televisi dengan Saudi Broadcasting Corp (SBC) yang dikutip Suara.com, Kamis (30/5/2019).
Ia menegaskan, pemisahan antara perempuan dan lelaki saat berdoa maupun salat tak ada selama era Nabi Muhammad SAW.
Dia menekankan, praktik segregasi yang diskriminatif terhadap perempuan itu tak memunyai akar dalam tradisi Islam.
“Sayangnya, hari ini, paranoia itu terjadi di masjid. Mereka sepenuhnya terpisah dari laki-laki, mereka tidak dapat melihatnya dan hanya dapat mendengarnya melalui pelantang suara di masjid. Jika suara imam terpupus dari mikrofon, maka mereka tak akan tahu apa yang sedang terjadi saat salat,” jelasnya.
Pada era Rasulullah, kata dia, para lelaki biasanya berdoa atau salat di depan perempuan. Sementara perempuan salat di belakang lelaki tanpa sekat maupun tirai.
”Tapi hari ini, ada ruang yang terpisah, ini adalah fobia terhadap perempuan dan tak bisa dibenarkan.”
Syekh Adil juga mengkritik kebiasaan lelaki membubuhkan namanya di belakang nama istrinya. Ia menegaskan, meski sudah menjadi istri, perempuan itu hanya memunyai keterkaitan dengan ayah kandungnya.
“Anak perempuan atau saudara perempuan kita tidak lebih baik daripada Aisha binti Abu Bakar (istri Rasulullah) atau yang lainnya. Semua Muslimah hanya boleh memakai nama ayahnya, bukan suami,” katanya.
Baca Juga: Kejar Pahala, Mario Irwinsyah Bagi-Bagi Iftar di Masjidil Haram
Syekh Adil selama ini dikenal sebagai ulama yang jernih dalam pemikiran maupun tindakan. Ia juga sempat mengecam Muslim Sunni yang menganggap Muslim Syiah sebagai kaum bid’ah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!