Suara.com - Istri mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakni Ani Yudhoyono meninggal dunia usai mengidap kanker darah. Sang menantu, Aliya Rajasa menyampaikan duka mendalam atas kepergian sang mertua Ani Yudhoyono.
Hal ini disampaikan oleh istri dari putra bungu Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono melalui akun Instagram miliknya @ruby_26.
Aliya Rajasa mengunggah dua buah foto dalam fitur Insta story di Instagram. Pada foto pertama tampak Ani Yudhoyono sedang memandang luar gedung rumah sakit melalui jendela, Aliya Rajasa berada di belakangnya menemani Ani Yudhoyono.
Dalam foto tersebut, Aliya Rajasa menuliskan kalimat cinta untuk sang mertua yang sudah 4 bulan terakhir menjalani perawatan intensif di National University Hospital, Singapura.
"I love you memo," tulis Aliya Rajasa sepertin dikutip Suara.com, Sabtu (1/6/2019).
Dalam foto kedua, tampak Ani Yudhoyono sedang terbaring di atas ranjang rumah sakit. Wajah Ani Yudhoyono tampak begitu lemah, Aliya Rajasa berada di sampingnya sembari memegang tangan Ani Yudhoyono.
"Will miss you forever memo," ungkap Aliya Rajasa.
Untuk diketahui, Ani Yudhoyono menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura, seusai berjuang melawan kanker darah sejak awal 2019.
Jenazah Ani Yudhoyono dibawa ke Indonesia pada Sabtu malam menggunakan pesawat Hercules dan diperkirakan tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 22.00 WIB.
Baca Juga: Warganet Sandingkan Potret Tangis SBY dan BJ Habibie Saat Ditinggal Istri
Setibanya di Indonesia, Ani Yudhoyono akan dibawa ke rumah duka di Cikeas, Jawa Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran