Suara.com - Lebaran 2019, PNS di Bekasi tak Direkomendasikan Tambah Cuti Tahunan.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membulatkan tekad untuk tidak merekomendasikan penambahan cuti tahunan pasca cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440/H.
Asisten Daerah Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Carwinda mengatakan pengecualian hanya diberikan bagi pegawai yang pada saat cuti bersama harus tetap bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pegawai itu rata-rata bertugas pada layanan rumah sakit, puskesmas, pemadam kebakaran, dinas perhubungan, maupun petugas medis dan pengamanan mudik Lebaran.
"Itu karena mereka tidak dapat menikmati cuti bersama lantaran bertugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata dia, Minggu (2/6/2019) saat di konfirmasi Suara.com.
Menurutnya, pusat pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dipastikan buka meski berhadapan dengan libur Lebaran 2019.
"Diberikan shift kerja setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Jadi layanan tetap dibuka meski libur Lebaran," ujar dia.
Carwinda OPD atau unit kerja yang berfungsi memberikan pelayanan langsung pada masyarakat dapat membuat pengaturan jadwal yang baik.
Diketahui, tahun ini Pegawai Negeri Sipil (PNS) hanya mendapatkan tambahan cuti Lebaran selama tiga hari.
Baca Juga: Penumpang di Surabaya Naik, Daop 8 Tambah Kereta Api di Arus Mudik Lebaran
Hal itu sesuai Keputusan Bersama Menteri Agama, Menakertrans, serta Menpan dan RB RI tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2019.
"Sesuai mandat, pelaksanaan hari libur nasional Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 5 sampai dengan 6 Juni 2019. Sedangkan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri pada 3, 4 dan 7 Juni 2019. Sementara Senin 10 Juni, semua pegawai masuk kerja seperti biasa," pungkasnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Alasan Efisiensi, BGN Mau Hapus MBG Untuk Siswa SMA
-
Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Bahas Anggaran 2027, Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Jubir
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot
-
BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat
-
Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo
-
Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK