Suara.com - Annisa Pohan, istri Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan mendiung mertuanya yakni almarhumah Ani Yudhoyono sudah mempersiapkan pakaian untuk dikenakan saat perayaan Idul Fitri 1440H.
Pakaian tersebut merupakan batik bewarna hitam bermotifkan gambar burung.
Annisa menjelaskan, motif burung yang dipilih oleh Ani untuk batik hitamnya tersebut ialah Phoenix. Belakangan, Annisa mengetahui bahwa motif Phoenix tersebut bermakna burung surga.
"Jadi tahun ini ibu menyiapkan batik, ini juga menarik sih sebenarnya. Batik warnanya hitam bergambar burung Phoenix. Saya tanya ke sahabat maknanya apa sih burung ini. Katanya burung surga, simbol keanggunan dan kekuatan perempuan," tutur Annisa di Cikeas seusai tahlilan hari ketiga mendiang Ani, Senin (3/6/2019).
Ani Yudhoyono, kata Annisa, juga meminta dicarikan atasan berwarna putih gading untuk dikenakan saat lebaran.
Padahal, kata Annisa, tahun-tahun sebelumnya menjelang lebaran, Ani selalu memilih pakaian dengan warna cerah.
"Ibu bilang, Nis tolong carikan atasan yang warnanya putih gading. Jarang sekali ibu memilihkan baju yang warnanya monochrome, karena biasanya berwarna. Sebab kan bagus untuk foto bersama. Iya itu selalu alasan ibu setiap tahun," kata Annisa.
Kekinian diketahui bahwa batik hitam bermotif phoenix tersebut dipakai untuk menyelimuti jenazah Ani saat masih berada di National University Hospital, Singapura.
Baca Juga: SBY, Ibas, dan AHY, Menangis saat Tahlilan Hari Ketiga Ani Yudhoyono
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender