Suara.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono kembali menangis saat sedang membacakan doa untuk mendiang Ani Yudhoyono dalam tahlilan hari ketiga. Bahkan, SBY beberapa kali menyeka air mata yang menetes dengan jemarinya.
Tangis SBY pecah saat ia dan jemaah mengucapkan doa pengampunan dosa teruntuk almarhumah Ani Yudhoyono.
Tangisan SBY itu juga diikuti oleh kedua putranya yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie (Ibas) Baskoro Yudhoyono.
Mereka bertiga tampak sangat khusyuk saat membacakan doa bagi istri dan ibunda tercintanya tersebut. Bahkan, Ibas sampai mengadahkan tangan cukup tinggi saat melafalkan doa untuk Ani.
Seusai pembacaan doa, tampak SBY dan AHY kembali menyeka air matanya menggunakan kain serupa handuk bewarna putih.
Sebelumnya diberitakan, Presiden ke-6 RI Susilo Bambamg Yudhoyono melakukan tahlilan tiga hari setelah wafatnya Ani Yudhoyono.
SBY didampingi oleh kedua putranya, Agus Harimurto Yudhoyono dan Edhie (Ibas) Baskoro Yudhoyono.
Selain kedua putranya, SBY juga turut didampingi Hatta Rajasa, sang besan. Pantauan Suara.com, terlihat juga mantan wakil presiden Budiono pada tahlilan yang digelar di pendopo kediaman SBY di Cikeas, Bogor.
Baca Juga: Gestur Tangan SBY Berubah saat Prabowo Ungkit Pilihan Politik Ani Yudhoyono
Hatta Rajasa selaku perwakilan keluarga besar juga sempat memberikan kata sambutan. Ia mewakili keluarga, mengucapkan kepada seluruh pihak yang sangat perhatian terhadap almarhumah Ani.
"Terima kasih kepada yang sudah mendoakan sejak Ibu Ani dirawat di Singapura sampai menghadap Sang Khaliq. Begitu banyak simpati oleh masyarakat Indonesia," ujar Hatta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Laporan Suara.com dari Davos: Prabowo Tiba, Didit dan Gusti Bhre Mampir ke Paviliun Indonesia
-
Hujan Deras Tak Padamkan Ingatan, Puluhan Massa Bertahan di Aksi Kamisan ke-894 di Depan Istana
-
KPK Geledah Bapermades Pati Hingga Kantor dan Rumah Dinas Sudewo
-
Pengendara Mobil Tewas di Mobil Saat Terjebak Macet Banjir Jelambar, Polisi: Diduga Sakit
-
Basarnas: Enam Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Masih Dievakuasi
-
Jakarta Dikepung Banjir, Anggota DPR Curhat Mati Listrik: Pak Bahlil, Tolong PLN-nya!
-
Tragedi Macet Horor Banjir Jelambar, Pengemudi Mobil Tewas di Dalam Kendaraan
-
Transjakarta Pangkas Sejumlah Rute Imbas Banjir, Cek Daftar Jalur Terdampak
-
Jalan DI Panjaitan Cawang Masih Banjir, Macet Mengular Akibat Penyempitan Jalur
-
Giliran Pengusaha Ritel Menjerit Hadapi Ketatnya Aturan KTR di Jakarta