Suara.com - Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan makar. Sofyan Jacob dilaporkan oleh seseorang yang juga melaporkan Eggi Sudjana.
Penetapan status tersangka pada Sofyan Jacob telah dilakukan sejak lama. Bahkan, pihak kepolisian juga telah melakukan gelar perkara pada 29 Mei 2019, setelah itu Sofyan Jacob ditetapkan menjadi tersangka.
Sosok Sofyan Jacob sudah tidak asing lagi dalam dunia kepolisian. Sofyan Jacob memiliki karier yang cukup moncer selama masih menjadi aparat negara.
Dikutip dari buku 100 Tokoh Terkemuka Lampung, 100 Tahun Kebangkitan Nasional yang ditulis oleh Heri Wardoyo dkk, Sofyan Jacob lahir di Tanjung Karang, Lampung pada 31 Mei 1947.
Seusai menyelesaikan pendidikan di SMAN Tanjungkarang pada 1967, Sofyan Jacob melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Kepolisian dan lulus pada 1970.
Setelah lulus dari Akabri Kepolisian, Sofyan Jacob mengawali karier sebagai Polisi Perairan dan Udara.
Sofyan Jacub lantas mendapatkan kepercayaan untuk menjadi Kepala Kepolisian Resor (kapolres) di sejumlah wilayah, seperti Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Asahan, Kapolres Simalungun, Kapolres Deli Serdang dan Kapoltabes Medan.
Pada 8 Mei 2001, Sofyan Jacob dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan posisi Inspektur Jenderal Mulyono Sulaeman.
Baca Juga: Kronologis Eks Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob Jadi Tersangka Makar
Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Sofyan Jacub menduduki jabatan sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.
Namun, jabatan sebagai pimpinan Polda Metro Jaya tak berlangsung lama. Sofyan Jacob diberhentikan dari jabatannya pada 18 Desember 2001.
Sofyan Jacob diduga pernah melakukan pemberontakan terhadap perintah atasan atau insubordinasi.
Selain itu, pada 2011 Sofyan Jacob sempat dilaporkan seusai mengancam Satuan Keamanan (Satpam) Perumahan Taman Resort Mediterania, Jakarta Utara bernama Sugeng Joko Sabiran.
Nama Sofyan Jacob kembali menjadi perbincangan pada 2019. Ia bersama dengan sejumlah purnawirawan TNI dan Polri masuk dalam kubu pendukung Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Sofyan Jacob juga aktif menghadiri berbagai rapat tim pemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Salah satu rapat yang dihadiri oleh Sofyan Jacob adalah rapat yang diselenggarakan pada 22 Mei 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan