Suara.com - Polisi telah meringkus dua orang yang diduga terlibat dalam aksi bom bunuh diri yang dilakukan terduga teroris, Rofik Asharudin (22) di Kartasura, Jawa Tengah. Kedua pelaku yang ditangkap di tempat berbeda itu adalah AA dan S.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra mengatakan, keduanya telah membaiatkan diri pada pimpinan ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi.
“Kemudian kaitan dengan jaringan berdasarkan pengembangan dari pemeriksaan yang ada mereka ini sama-sama simpatisan dari ISIS dan berbaiat langsung kepada Abu Bakar Al-Baghdadi,” ungkap Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2019).
Asep menerangkan, AA dan S membaiatkan diri melalui media sosial. Dengan cara tersebut, secara tidak langsung keduanya telah membaiatkan menjadi pengikut ISIS.
“Dia berbaiat ini tidak secara langsung, melalui media sosial jadi dengan metode atau dengan sarana itu mereka menganggap itu sudah bagian daripada mereka berbaiat,” sambungnya.
Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa AA dan S secara intensif. Keduanya diperiksa langsung oleh pihak Detasemen Khusus 88 Antiteror.
“Jadi saat ini seluruh tersangka masih dalam pemeriksaan yang intensif oleh rekan-rekan Densus,” papar Asep.
Berita Terkait
-
Antar Orang Tua Beli Buah, Detik-detik Ali Dibekuk Densus 88 Polri
-
Diduga Teroris, Ali Diringkus Densus 88 saat Sambangi Rumah Orang Tua
-
Moeldoko Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Belum Terdeteksi Jaringan Teroris
-
Bomber Kartasura Rofik Asharudin Baiat Orangtuanya Ajak Ledakan Diri
-
Kapolri: Bomber Bunuh Diri Kartasura Belajar Rakit Bom dari Internet
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?