Suara.com - Kejaksaan Amerika secara resmi minta Inggris agar meng-ekstradisi pendiri WikiLeaks, Julian Assange ke Amerika dan menghadapi tuduhan terkait dengan pembocoran sejumlah besar surat kawat diplomatik rahasia dan log perang, demikian kata pejabat Amerika hari Selasa (11/6).
Sebuah permintaan resmi bagi ekstradisi Assange diserahkan kepada penguasa Inggris Kamis lalu, beberapa hari sebelum tenggat waktu hari ini atau pada Selasa 11 Juni 2019.
Berdasarkan persetujuan ekstradisi dengan Inggris, Amerika punya waktu 60 hari setelah tanggal penangkapan Assange pada 11 April lalu di London, untuk mengajukan permohonan resmi bagi penyerahan dirinya, demikian dilansir dari VOA, Rabu (12/6/2019).
Programer komputer dari Australia dan aktivis yang sedang jadi buronan itu akan menghadapi tuduhan di pengadilan federal Virginia Utara. Dia dituduh bekerja sama dengan prajurit Angkatan Darat Amerika Chelsea Manning dalam mencuri dan menerbitkan ratusan ribu laporan tentang perang di Afghanistan dan Irak, serta juga tentang penjara militer di Guantanamo Bay, Kuba.
Berita Terkait
-
AS Jatuhkan 17 Dakwaan Baru ke Pendiri Wikileaks Julian Assange
-
Swedia Buka Kembali Kasus Pemerkosaan Pendiri WikiLeaks Julian Assange
-
Ditangkap Polisi Inggris, Ekuador Bekukan Kewarganegaraan Julian Assange
-
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, Ditangkap Polisi Inggris
-
Temui Pendiri Wikileaks, Pamela Anderson Siap Digarap FBI
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim