Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep kerap kali mencuri perhatian publik melalui pernyataannya dalam akun Twitter miliknya @kaesangp. Tak jarang, Kaesang kerap menjadi sasaran perundungan dari kalangan warganet di media sosial.
Meski begitu, Presiden Jokowi mengemukakan Kaesang justru senang menjadi bahan perundungan atau bully karena mendapat perhatian publik.
"Kaesang itu malah senang, hobinya itu dibully," kata Presiden Jokowi sambil tertawa kepada Tim LKBN Antara di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (12/6/2019).
Diakui Jokowi, sepak terjang Kaesang kerap dipantau di media sosial. Termasuk saat Kaesang menjadi bahan bully warganet yang gerah dengan tingkah polahnya dalam berbagai hal.
"Dibully buat dia itu dianggapnya bisa menaikkan brandingnya," kata Jokowi.
Jokowi sendiri memakluminya sebagai strategi promosi untuk bisnis yang dirintis Kaesang. Apalagi, Jokowi melihat Kaesang lebih tertarik untuk berjualan pisang goreng ketimbang terjun ke dunia politik.
"Milih jualan pisang goreng. Dikejar-kejar suruh jadi apa, ya tidak mau, misalnya tidak mau (ke dunia politik). Saya sudah ngomong jawabannya masih senang jualan pisang goreng, bagaimana?" tambah Presiden. (Antara)
Berita Terkait
-
Jokowi: Kaesang Senang Dibully untuk Naikkan Branding Pisang Goreng
-
Media Sosial Harus Didenda Untuk Redam Penyebaran Paham Radikal
-
Kabar Gembira! Siap Debut Solo, Kang Daniel Dirikan Agensi Sendiri
-
Andi Arief Sebut Pengkhianat Koalisi dan Setan Gundul Gerakkan Premanisme
-
Indonesia dan Australia Kerja Sama Saring Konten Radikal di Media Sosial
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan