Suara.com - Titiek Soeharto, puteri kandung Presiden kedua Indonesia Soeharto turut ikut menghadiri demonstrasi di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Kamis (27/6/2019), hari ini.
Politikus Partai Berkarya itu ikut bergabung bersama massa di dekat Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat. Alasannya ikut turun ke jalan karena dia mengklaim ingin mengawal sidang putusan gugatan sengketa Pilpres 2019 yang digelar di MK.
Ia mengaku sengaja mampir ke lokasi aksi karena lokasinya dekat dengan rumah. Titiek merasa tidak etis jika tidak mengunjungi massa aksi.
"Saya datang dari rumah langsung. Rumah saya dekat, jadi kalau tidak mampir ke sini kelewatan saya," kata Titiek di lokasi.
Dalam sidang putusan ini, Titiek berharap Hakim MK dapat mengabulkan permohonan yang diajukan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Sebab, menurutnya, jika Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) kembali menjabat Presiden, maka utang Indonesia akan bertambah. Dia menyebut, saat ini Indonesia memiliki utang sebesar Rp 5 triliun dan akan bertambah menjadi Rp 10 triliun jika Jokowi kembali menjabat.
"Sekarang Indonesia dari 5 tahun saja utangnya sudah Rp 5 triliun, kalau mau sepuluh tahun menjabat bisa Rp 10 triliun. Terus kalau gitu yang bayar nanti siapa," tandasnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Larang Pendukung ke MK, Presidium Alumni 212: Massa Sulit Dicegah
-
Perempuan Pingsan saat Ikut Demo di MK, Polisi: Masih Dicek
-
Tak Masuk Dalil Kubu Prabowo, Hakim MK Abaikan Keterangan Saksi Hairul
-
Kecewa Berat, Demokrat: Harusnya Menang Tapi Prabowo Salah Pilih Jalan
-
Polisi Akan Usir Pendemo MK yang Parkir Motor di Dekat Kantor Anies
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat