Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Osaka, Jepang untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Kamis (27/6/2019) malam. Jokowi berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana.
Sebelum bertolak ke Jepang, Jokowi menyampaikan pidato politiknya sebagai calon presiden petahana bersama pasangannya cawapres Ma'ruf Amin untuk merespon hasil keputusan sengketa Pilpres 2019 yang menolak seluruhnya gugatan tim hukum Prabowo - Sandiaga.
"Saya akan berangkat dengan bu Iriana untuk menghadiri KTT G20 di Osaka," ujar Jokowi dalam jumpa pers yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Jokowi menjelaskan, akan mengangkat dua topik dalam forum pimpinan negara G20 yaitu terkait inovasi ekonomi digital dan upaya mengurangi kesenjangan.
"Saya akan bicara dua hal pertama berkaitan dengan inovasi digital ekonomi dan atasi kesenjangan," katanya.
Selain itu Kepala Negara juga akan menyinggung terkait situasi perekonomian dunia terkini.
"Saya ingin ingatkan pada kolega kita yang hadir, baik Perdana Menteri, Presiden, Raja dengan G20 terkait situasi dunia yang dipenuhi ketidakpastian dan isu perang dagang. Saya harap negara-negara G20, bisa menunjukkan kearifan sehingga situasi yang ada jadi lebih baik untuk kita semua," ucap dia.
Terkait keamanan di Indonesia pasca keputusan MK, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada Wapres Jusuf Kalla.
Baca Juga: MK Tolak Gugatan Prabowo, PAN Langsung Ucapkan Selamat ke Jokowi - Ma'ruf
"InsyaAllah enggak ada masalah urusan keamanan. Dalam Negeri ada pak wapres," kata dia.
Berita Terkait
-
Isi Lengkap Pidato Jokowi Setelah MK Tolak Gugatan Pilpres Prabowo
-
Ditanya Kapan Bertemu Jokowi, Prabowo: Kamu Saja yang Atur
-
Gugatan Prabowo Ditolak, Jokowi: Keputusan MK adalah Final
-
Didamping Ketum Parpol, Jokowi - Maruf Akan Beri Keterangan Usai Putusan MK
-
Jokowi Teken Perpres Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi