Suara.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menegaskan hingga kini pihaknya masih melacak keberadaan pelaku yang nekat menguliti macan dahan. Dugaan sementara, kejadian tidak berada di wilayah Indonesia.
Hal tersebut diungkap melalui akun Twitter miliknya @sitinurbayalhk. Siti Nurbaya mengaku sejak Sabtu (29/6/2019), tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) masih melakukan penelusuran.
"Sedang terus dilacak sejak kemarin, dan info sementara ternyata ini diupload bukan di wilayah Indonesia juga posisi akun ini," kata Siti Nurbaya seperti dikutip Suara.com, Senin (1/7/2019).
Berdasarkan informasi yang dihimpun KLHK, pengunggah foto-foto tersebut berasal dari luar negeri.
Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah kejadian memang di luar Indonesia atau justru berada di wilayah hukum Indonesia.
Siti Nurbaya memastikan bila kejadian tersebut terjadi di Indonesia, KLHK akan segera melakukan tindakan hukum.
Sebab, macan dahan merupakan salah satu hewan yang dilindungi lantaran terancam punah.
"Saya masih tugaskan tim untuk terus lacak dan ambil langkah hukum, dalam yurisdiksi Indonesia tentunya ya," ungkap Siti Nurbaya.
Untuk diketahui, beredar sejumlah foto aksi beberapa pemuda yang mengkuliti macan dahan.
Baca Juga: Balas Andi Arief, Ferdinand: Demokrat Kemungkinan Jadi Partai Minoritas
Bahkan, sang eksekutor yang menguliti hewan dilindungi itu sempat mempertunjukkan penampakan macan dahan yang habis tersisa daging di tubuh setelah dikuliti.
Aksi para pemuda yang nekat mengambil kulit macan dahan ini menuai kontroversi. Banyak warganet yang geram dengan aksi yang dilakukan para pemuda yang belum diketahui identitasnya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum