Suara.com - Aksi penjarahan terjadi saat api melalap pemukiman bangunan toko di Jalan Jati Bunder, RT 16, Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (1/7/2019) pagi hari.
Aksi penjarahan itu dialami Linawati (66), pemilik warung sembako.
Linawati mengatakan barang-barangnya yang hilang di antaranya seperti botol-botol minuman, kacang, terigu dan barang sembako lainnya.
"Ini ada kesempatan dijarah mereka tarik-tarik. Diambil barang botol-botol, karungan diambil," ujar Linawati di lokasi, Senin (1/7/2019).
Saat kejadian, Linawati tidak ada di lokasi. Namun, anaknya sudah ada di toko saat pukul 05.00 WIB. Menurut Linawati, saat anaknya datang, pintu tokonya sudah terbuka dan banyak barang yang hilang.
"Anak saya yang datang. Pintu dah kebuka barang-barang karungan dah diambilin," jelasnya.
Linawati mengaku baru kembali menyetok barang dagangannya itu dua hari sebelum terjadi kebakaran pada Jumat (28/6/2019) lalu.
Perempuan paruh baya itu pun merasa sedih atas aksi penjarahan ketika warungnya dilalap si jago merah.
"Sayangnya barang baru masuk, Jumat itu stok barang, bagaimana enggak sedih," pungkasnya.
Baca Juga: Titik Api Masih Terlihat di Lokasi Kebakaran Tanah Abang
Berita Terkait
-
Titik Api Masih Terlihat di Lokasi Kebakaran Tanah Abang
-
Sisa Kebakaran di Tanah Abang Jadi Sumber Rezeki Bagi Pemulung
-
Warga Kebon Kacang Masih Padamkan Sisa Api Kebakaran di Jati Bunder
-
Pasca Kebakaran di Kebon Kacang, Warga Mulai Kumpulkan Barang Sisa
-
Hanguskan 66 Bangunan, Ini Penyebab Kebakaran di Tanah Abang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat