Suara.com - Beredar sebuah video yang menampilkan seekor anjing memasuki masjid ketika salat berjamaah berlangsung. Meski demikian, para jamaah tak menghiraukannya dan salat terus dilanjutkan.
Video tersebut diunggah oleh seorang warganet @alatasindonesia. Kejadian tersebut terjadi di salah satu masjid di Arab.
"Ini anjing masuk masjid di Arab, lalu mereka melanjutkan salat biasa. Kalau kita di Indonesia mah lebay, jangankan dalam hal anjing, tapi dalam segalanya," kata akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Kamis (4/7/2019).
Dalam video berdurasi singkat 16 detik tampak seekor anjing langsung berlari memasuki masjid. Anjing tersebut juga berlarian melintasi saf para jemaah yang sedang menunaikan salat berjamaah.
Beberapa anak-anak tampak lari ketakutan menghindari anjing tersebut. Namun jemaah lainnya tidak bergeming, mereka tetap melanjutkan salat hingga selesai.
Sejak diunggah pada Rabu (3/7/2019), video tersebut sudah disaksikan lebih dari 199 ribu orang. Video tersebut memantik beragam komentar dari warganet.
Banyak warganet yang membandingkan dengan insiden yang terjadi di Masjid Al Munawaroh, Sentul, Bogor beberapa waktu lalu.
Seorang wanita mengaku beragama Katolik masuk ke dalam masjid dengan mengenakan sepatu dan membawa anjing.
Sang wanita berinisial SM ini mengaku mencari suaminya yang diklaim menikah di masjid tersebut.
Baca Juga: 183 Orang Buat SIM Gratis di HUT Bhayangkara, Hanya 11 Orang yang Lulus
Saat pengurus masjid meminta SM keluar, SM melepaskan anjingnya hingga terjadi aksi saling dorong antara SM dengan pengurus masjid.
Dari hasil pemeriksaan kejiwaan, SM mengidap penyakit kejiwaan skizofrenia. Meski demikian, hukum tetap dijatuhkan kepada SM.
SM dijerat dengan pasal 156 KUHP tentang penistaan agama dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Sementara si anjing, ditemukan mati di pinggiran jalan Sentul City, Selasa (2/7). Kekinian, kematian anjing malang tersebut tetap menjadi misteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!