Suara.com - Aktor intelektual pembakar Asrama Brimob buron dan tengah dikejar oleh Kepolisian Indonesia. Asrama Brimob dibakar saat Kerusuhan 22 Mei pada 21-22 Mei 2019.
Sampai kini polisi sudah menetapkan sembilan orang tersangka yang diduga melakukan pembakaran terhadap asrama Brimob di Petamburan, Jakarta Barat. Dari sembilan orang tersebut delapan orang sudah ditangkap Polda Metro Jaya.
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Aryo Seto menjelaskan satu dari sembilan orang tersebut berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Suyudi mengatakan orang tersebut belum diketahui identitasnya.
"Adapun orangnya satu di antaranya masih dalam pengejaran," ujar Suyudi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2019).
Aktor intelektual pembakar Asrama Brimob itu disebut melakukan seruan kepada massa untuk melakukan penyerangan dan pembakaran saat kerusuhan.
"Dia diduga menjadi aktor intelektual yang melakukan mengajak dengan berbagai seruan bakar, serang. Semoga ini bisa terungkap dan lebih jelas," kata Suyudi.
Dalam konferensi pers di Mabes Polri itu, kepolisian mengungkap identitas para tersangka. Diantaranya adalah Deden Wicaksono, Aldi Apriyadi , Ferdiansyah, Rudiansyah, Mohammad Yusuf, Achmad Hussein, Zulfikar Gustianto, dan Fajar Afriyansyah.
Mabes Polri menyampaikan hasil perkembangan hasil penyeldikan kerusuhan 21-22 Mei. Salah satu perkembangan yang disampaikan adalah ditangkapnya tersangka pembakaran dan penyerangan asrama Brimob di Petamburan, Jakarta Barat.
Baca Juga: Update Kerusuhan 22 Mei, 8 Pembakar Asrama Brimob Ditangkap!
Berita Terkait
-
Update Kerusuhan 22 Mei, 8 Pembakar Asrama Brimob Ditangkap!
-
Wiranto Kumpulkan Anak Buah Rapat Kasus Pasca Pilpres, Bahas Kivlan Zein?
-
Polisi Beberkan Hasil Investigasi Kerusahan 22 Mei Pekan Depan
-
Hampir Rampung, Polri Siap Beberkan Investigasi Kerusuhan 22 Mei
-
Komnas HAM Minta Warga Berikan Video Bukti Kerusuhan 21 dan 22 Mei
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?