Suara.com - Menteri Perdagangan Inggris pada Senin (8/7) mengatakan akan menyampaikan permintaan maaf kepada putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ivanka atas bocornya memo rahasia duta besar Inggris yang menggambarkan pemerintah AS "tak berguna" dan "tak layak".
Memo dari Kim Darroch, Duta Besar Inggris untuk Washington, bocor ke surat kabar pada Minggu. Hal tersebut menjengkelkan Trump dan memicu tuntutan terhadap pihak Inggris untuk mencari tahu siapa yang telah membocorkan memo tersebut.
Menteri perdagangan Liam Fox, yang sedang mengunjungi Washington, mengatakan kepada radio BBC bahwa dirinya akan meminta maaf kepada putri presiden Ivanka, yang akan ditemuinya selama kunjungan.
"Saya akan meminta maaf atas fakta bahwa baik pegawai negeri kami atau elemen kelas politik kami tidak sesuai harapan yang kami ataupun Amerika Serikat memiliki tentang perilaku mereka, yang dalam kasus ini telah terjerumus dalam cara yang paling luar biasa dan tak dapat diterima" kata dia.
"Kebocoran berbahaya ini tidak profesional, tidak etis, tidak patriotik dan memang dapat merusak kemitraan yang berimbas pada kepentingan keamanan kami." (Reuters/Antara)
Berita Terkait
-
3 Pengakuan Alta Lauren Gunawan, Keturunan Indonesia Jadi Paspampres AS
-
Donald Trump Optimis Kibarkan Bendera AS di Mars
-
Patung Kayu Istri Donald Trump di Slovenia Picu Kontroversi
-
Alta Lauren Gunawan, Pengawal Wanita Donald Trump Keturunan Indonesia!
-
Soal Kerja Sama dengan Huawei, Ucapan Trump Tak Selaras dengan Pemerintah
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap