Suara.com - Anggota Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan penanganan WNI mantan anggota kelompok bersenjata ISIS agar ditangani dengan pendekatan humanis.
"Sisi kemanusiaan itu mutlak untuk pendekatan dalam persoalan terorisme," kata Meutya dalam diskusi bertema "Para Pengejar Mimpi ISIS: Layakkah Mereka Kembali?" di Jakarta, Selasa (9/7/2019).
Dia mengatakan saat menjadi pewarta televisi sempat disandera pejuang di Irak. Selama 10 hari Meutya ditawan sembari mengamati aktivitas para penyandera.
Menurut dia, walau bagaimanapun mereka selaku kelompok yang dicap sebagai teroris tetapi tetap memiliki jiwa kemanusiaan karena sejatinya mereka adalah manusia.
"Terkait penanganan pelaku terorisme, kita bicara manusia juga. Saya pasti selamat dari penyanderaan karena tetap ada sisi kemanusiaan pada mereka. Kalau tidak ada kemanusiaan mungkin saya tidak selamat," katanya seperti dilansir Antara.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengatakan mantan ISIS jika memang kembali ke masyarakat Indonesia tidak boleh dipinggirkan.
"Jangan hadapi dengan kekerasan juga. Hal yang keras kita hancurkan akan jadi sel-sel lain. Dihancurkan memang hancur betul kemudian jadi sel baru, jadi virus lagi. Sebaiknya masuk pelan pelan, lembutkan dari dalam maka mereka ikut kemauan kita," kata dia.
Berita Terkait
-
Cegah Aksi Terorisme, Indonesia Latihan Bersama dengan Filipina - Malaysia
-
Menhan Sebut TNI-Polri Hanya Mampu Tangani Terorisme 1 Persen
-
Menhan Ryamizard: Waspada dan Siaga Aktivitas Terorisme di Filipina Selatan
-
Koalisi Sipil Desak Jokowi Ubah Draf Perpres Tugas TNI Berantas Teroris
-
Tim Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Magetan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi