Suara.com - Ahmad Dole (55) ditemukan tewas terbujur kaku dan membusuk di kediamannya Jalan Siaga 2, RT. 09 RW. 03, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu (10/7/2019) sekira pukul 18.00 WIB.
Sepupu Ahmad, Sri Rohati (53) mengatakan Ahmad hidup seorang diri seusai berpisah dengan istri keduanya, Santi (52). Sebelum menikah dengan Santi, Ahmad memunyai istri pertama yang telah meninggal.
"Dia ini hidup seorang diri, setahun yang lalu dia pisah sama istrinya yang kedua," ungkap Sri saat ditemui Suara.com di lokasi, Kamis (11/7/2019).
Sri menuturkan, jika sepupunya tersebut terakhir terlihat pada hari Minggu (7/7/2019) pagi. Sri sempat bertemu dan berbicara ringan di pagi hari dengan pria yang biasa disapa Bang Kumis atau Bang Dole tersebut.
Sri menuturkan, Ahmad kesehariannya bekerja sebagai supir di sebuah perusahaan di kawasan Jakarta.
Lebih lanjut, Ahmad memunyai kebiasaan tidur di lantai dengan kipas menyala.
"Dia ini punya kebiasaan tidur di lantai, kipas angin selalu menyala dan tidak pernah dimatikan," sambungnya.
Pada Selasa (9/7/2019), Sri curiga lantaran Ahmad tak kunjung keluar dan lampu rumahnya masih menyala. Namun rasa curiga tersebut Sri simpan dengan berpikir kalau sepupunya tersebut tengah bekerja.
"Nah pas hari Selasa itu lampu depan di rumahnya masih menyala. Oh ya sudah, saya pikir mungkin dia sedang kerja dan lupa mematikan lampu," papar Sri.
Baca Juga: Misteri Pisau Terbakar di Kasus Mayat Termutilasi di Selokan
Esoknya, Rabu (10/7/2019) pagi, aroma busuk tercium di sekitar rumah Ahmad. Lagi-lagi, Sri berpikir jika bau tersebut berasal dari bangkai tikus atau sampah yang berada di selokan.
Menjelang sore, bau busuk tersebut makin mengaur dan mengundang rasa curiga Sri dan suaminya. Sontak, Sri langsung mengajak suaminya menuju rumah Ahmad.
"Nah saya ajak suami saya ngecek ke rumah Bang Kumis. Tapi pintu rumah terkunci dari dalam. Saya suruh suami saya untuk mengecek jendela, ternyata tidak dikunci," tambahnya.
Saat jendela dibuka, jasad Ahmad telah membusuk. Duda paruh baya tersebut tergeletak di ruang tamu dengan posisi terlentang.
"Saat dibuka, saya nangis. Kakinya sudah biru lebam. Dia tidur terlentang hanya pakai kaus dan celana dalam," imbuh Sri.
Zakarsih mengatakan, warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Jasad Ahmad pun langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diperiksa.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penemuan mayat Ahmad tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Tiga Hari Tak Terlihat Warga, Ahmad Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah
-
Hidup Sedirian, Jasad Kakek 80 Tahun Ditemukan Membusuk di Rumahnya
-
Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan Tanpa Identitas di Perbukitan Kikis
-
Warga Blitar Digegerkan Temuan Dua Mayat Membusuk di Tempat Terpisah
-
Lagi Direnovasi, Bangunan SDN 11 Pagi Pasar Baru Roboh Tewaskan Satu Orang
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil