Suara.com - Cawapres Pemilu 2019 Sandiaga Uno dikritik seorang warganet gara-gara cuitannya yang disertai foto bersama penyanyi rock legendaris Ahmad Albar.
Sandiaga Uno mengunggah foto selfie-nya tersebut pada Minggu (14/7/2019).
Di foto itu dirinya mengenakan kemeja putih dan jas hitam serta dasi biru, sementara Ahmad Albar, yang beridir di sampingnya, memakai kemeja batik.
Keduanya tersenyum menatap ke arah kamera. Dari latar belakang foto tersebut, tampaknya Sandiaga Uno dan Ahmad Albar bertemu di sebuah acara pernikahan.
"Ketemu dengan penyanyi rock legendaris, Ahmad Albar. Anak-anak milenial pasti jarang ada yang tahu. Tapi generasi kolonial seperti saya ini pasti banyak yang nge-fans dengan rocker yang satu ini," kicau Sandiaga Uno.
Satu kalimat dalam cuitan itu ternyata menjadi masalah untuk pengguna akun Twitter @aimrod. Ia tampaknya merasa diremehkan sebagai kaum milenial oleh Sandiaga Uno.
Dari cuitannya pada Minggu, @aimrod merasa dianggap bodoh dan tak terima kan hal itu, apalagi, baginya ada Google dan Spotify untuk mencari tahu soal Ahmad Albar.
Kicauan tersebut kemudian viral dan telah di-retweet hingga hampir 3.000 kali.
Meski begitu, ternyata banyak komentar untuk cuitan itu yang justru menyerang balik @aimrod.
Baca Juga: Ahmad Albar Cerita Kondisi Terkini Ozzy Albar Pasca Kasus Narkoba
Warganet menepis tudingan bahwa Sandiaga Uno meremehkan kaum milenial di kalimat 'Anak-anak milinial pasti jarang ada yang tahu (Ahmad Albar -red). Mereka menggarisbawahi kata 'jarang' dalam cuitan Sandiaga Uno dan menyuruh @aimrod untuk memahami artinya.
"Lucu ih, kan doi bilang 'jarang' cuy, susah sih kalau memang sudah dasarnya enggak suka sama orang ya apa-apa yang dilakuin orang yang dia enggak suya salah aja wkwk," tulis seorang warganet.
""Jarang" ngerti arti jarang enggak? Cari di KBBI online sana, kan ada Google. Pas sekolah Bahasa Indonesia-nya remedi sih ya," tambah lainnya.
"Dia cuman bilang "jarang ada yang tahu" bukan enggak tahu," timpal warganet lainnya.
"Lihat "jarang"nya. Kalau mnurut saya sih kalaupun lihat kata "pasti jarang," ya benar juga, buktinya juga saya baru tau Ahmad Albar itu siapa karena liat tweet ini," bunyi komentar selanjutnya.
Berita Terkait
-
Pidato Jokowi Tak Singgung Prabowo, TKN Sebut karena Bahas Ekonomi
-
Sandiaga Akhirnya Akui Uangnya Menipis Namun Nyali Terus Membara
-
Berencana Duet di Pilpres 2024? Sandiaga - Erick Thohir Tersenyum
-
Lelucon Sandiaga soal Pertemuan Perdana Jokowi - Prabowo
-
Usai Jokowi - Prabowo, Pertemuan Sandiaga - Ma'ruf Mungkin Menyusul
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia
-
Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi
-
Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?
-
Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026
-
Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?
-
Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim
-
Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel