Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana memaparkan, hingga Selasa (16/5/2019) pukul 14.00 WIB, Gempa 5,7 SR di Bali berdampak hingga ke Jawa Timur. Tepatnya di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, ada 13 rumah yang sejauh ini sudah terdata mengalami rusak ringan hingga sedang.
"Gempa dirasakan sedang untuk di 3-5 detik ada di seluruh Bali, kemudian dirasakan juga di jawa timur, banyuwangi dan jember, gempat tidak berpotensi tsunami," kata Agus saat ditemui di Kantor BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (16/7/2019).
Sementara di Bali, terdapat 25 bangunan yang rusak ringan hingga sedang, Kabupaten Badung menjadi wilayah yang paling terdampak karena dekat dengan pusat gempa.
Sebelumnya, Gempa Bali berkekuatan 5,7 SR yang terjadi, Selasa (16/7) pukul 08.18 WITA mengguncang Nusa Dua.
Dampaknya terasa di seluruh wilayah Bali, di mana dilaporkan warga sempat panik dan sejumlah bangunan rusak termasuk sekolah hingga fasilitas di kawasan wisata.
Berikut daftar bangunan terdampak akibat Gempa Bali di Jawa Timur:
1. Kab. Banyuwangi
a)Kec. Blimbingsari
Baca Juga: Korban Tewas Gempa Halmahera Selatan Bertambah jadi 4 Orang
Desa Gintangan : 1 unit masjid rusak ringan
a)Kec. Tegaldimo
Desa Kalipait : 1 unit mushola rusak ringan
a)Kec. Pesanggaran
Desa Pesanggaran : 1 unit pos linmas rusak ringan
Desa Sarongan : 1 unit masjid rusak ringan
Tag
Berita Terkait
-
Korban Tewas Gempa Halmahera Selatan Bertambah jadi 4 Orang
-
Update Gempa Bali: 1 Orang Luka, 38 Bangunan Rusak
-
Usai Diguncang Gempa, Aktivitas Pariwisata di The Nusa Dua Bali Normal
-
Gempa Bali Bikin Ambrol Bangunan SD, Siswa dan Guru Berhamburan Keluar
-
Kementerian Pariwisata Peringatkan Wisatawan Pasca Gempa Bali 6 SR
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?