Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lokal akan terjadi di sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada hari ini, Jumat (19/7/2019). Berdasarkan perkiraan BMKG, cuaca di Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu akan cerah berawan pada hari ini.
Dalam laman resminya, www.bmkg.go.id, BMKG memprakirakan cuaca di Jakarta Barat akan cerah berawan pada hari ini dengan suhu normal 23-34 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan di Jakarta Barat mencapai 50-75 persen.
Untuk Jakarta Pusat, BMKG memperkirakan hujan lokal akan turun pada siang dan malam hari, sementara pada Sabtu dini hari, cuacanya akan cerah berawan.
Walaupun demikian suhu di Jakarta Pusat terbilang normal dengan kisaran 24-32 derajat Celsius. Namun, kelembapan agak lebih tinggi dibandingkan dengan Jakarta Barat, 60-75 persen.
Kemudian hujan lokal juga diprediksi BMKG akan turun pada siang hari di Jakarta Selatan. Namun pada malam hari, cuaca di wilayah itu diperkirakan cerah berawan.
Suhu di wilayah Jaksel juga dinilai akan normal di kisaran 24-34 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan di Jakarta Selatan diprediksi akan mencapai 50-70 persen.
Selain itu, hujan lokal juga akan diprediksi turun di Jakarta Utara pada malam hari. Namun pada siang hari, cuaca di sana diperkirakan cerah berawan.
Tak jauh berbeda dengan wilayah lain, suhu di Jakarta Utara berada di kisaran 24-32 persen dengan kelembapan 60-75 persen.
Terakhir, BMKG memprediksi cuaca di Kepulauan Seribu akan cerah berawan pada Jumat dengan suhu di rentang 27-30 persen, dan kelembapan yang cukup tinggi pada 70-80 persen. (Antara)
Baca Juga: Tersenggol Truk Sampah Pemprov DKI, Pengemudi Ojek Online Tewas di Tempat
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen