Suara.com - Nelayan bernama Guntur Agustin (30) dikabarkan hilang sejak Selasa (16/7). Kekinian, warga desa Sigapokna kecamatan Siberut Barat, Kepulauan Mentawai itu telah ditemukan dalam keadaan selamat.
Kepala Kantor SAR Kelas B Mentawai, Akmal, mengatakan korban berhasil ditemukan dengan keadaan selamat pada Kamis (18/7/2019) malam, setelah petugas mendapat kabar dari warga Nias bernama Rikus Lajira.
"Kita mendapatkan informasi malam ini dari salah seorang warga Nias pada Kamis (18/7) pukul 22.00 WIB, bahwasanya korban saat ini berada di rumah warga tersebut," ujar Akmal seperti diberitakan Covesia.com - jaringan Suara.com.
Akmal menerangkan, perahu korban dihantam badai saat melaut. Kemudian perahu yang dibawanya saat itu tenggelam.
Saat itu, Guntur berusaha bertahan hidup dan menyelamatkan diri dengan berenang mengarungi samudra, hingga akhirnya terdampar di desa Tanamokinu kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan.
Untuk membantu korban kembali ke kepulauan Mentawai, Akmal mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pos SAR Nias dan Kepala Kantor SAR Medan agar korban difasilitasi pemulangannya melalui transportasi laut dari Nias menuju Padang hingga Mentawai.
Berita Terkait
-
Parah, Perut Ikan Dibelah, Isinya Sendok dan Sampah Plastik Lain
-
Kemenhub Kumpulkan Ratusan Pemilik Kapal di Lombok, Ini yang Dibahas
-
FAO Distribusikan Bantuan pada Keluarga Petani dan Nelayan Palu
-
Akibat Abrasi, Jalan Akses Nelayan Melaut di Gresik Ambles Hingga Dua Meter
-
Diduga Tercemar Limbah Budidaya Udang, Satu Ton Ikan di Laguna Trisik Mati
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer