Suara.com - Sebagian warga di Jambi digegerkan dengan munculnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dua orang yang mengenakan seragam TNI dianiaya oleh sejumlah orang. Video tersebut banyak menuai tanggapan yang sebagian besar mengecam aksi tak terpuji itu.
Dalam video yang tersebar di media sosial Instagram maupun WhatsApp, sejumlah orang dengan membawa senjata tajam maupun balok kayu terlihat memukuli seorang warga yang mengenakan seragam TNI.
Satu orang lainnya bahkan sampai disuruh membuka baju seragamnya. Sementara kepala dan bagian mukanya tampak mengucur darah. Massa bersenjata juga menyisir sejumlah bangunan yang mirip mess di lokasi kejadian.
Dikutip dari laman Jambiseru.com__jaringan Suara.com, aksi massa yang diduga menganiaya anggota TNI itu terjadi di mess Distrik 8 PT Wirakarya Sakti (WKS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi pada Kamis (18/7/2019).
Hal itu juga dibenarkan oleh Polda Jambi. Di mana Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis bersama Danrem 042/Gapu turun langsung memburu para pelaku.
Dari hasil penyisiran anggota polisi dan TNI, ditangkap 46 orang diduga pelaku penganiayaan sekaligus pengrusakan.
Hal itu juga dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi.
"Terdiri dari 42 orang laki-laki dewasa, 4 wanita dan sejumlah barang bukti berupa senjata api rakitan dan senjata tajam berupa golok dan parang," ungkap Kuswahyudi.
Baca Juga: Napi Lapas Kelas II A Jambi Tewas Gantung Diri di WC Masjid
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Emak-Emak Nonton Bola, Serasa Jadi Pelatih
-
Terekam CCTV saat Makan Es Krim yang Jatuh, Respons Pria Ini Kocak
-
Berkali-kali Cabuli Anak Tiri, Aksi Komodi Dibongkar Istri Sendiri
-
Penjelasan KAI soal Video Viral Penumpang Bentak Petugas, Begini Akhirnya
-
Penumpang Kereta Bentak Petugas Pemeriksa Tiket: Siapa Nama Lu Sini!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?